Scroll untuk baca berita
Kesehatan

HIV Masih Belum Ada Obatnya, Mampu Menyamar dalam Sel Tubuh

×

HIV Masih Belum Ada Obatnya, Mampu Menyamar dalam Sel Tubuh

Sebarkan artikel ini
HIV Aids/Hibata.id
HIV Aids/Hibata.id

“Hal tersebut berakibat pada DNA virus yang dapat hidup kembali dan sel yang mulai memproduksi virus baru. Oleh karena itu, kecil kemungkinan HIV bisa sembuh sendirinya,” kata Patricia.

Bahkan orang yang menjalani pengobatan HIV pun harus patuh terhadap aturan dokter. Hal ini dikarenakan ketika seseorang menghentikannya perawatannya, meskipun hanya sebentar, ternyata dapat mengaktifkan kembali sel-sel baru yang terinfeksi HIV.

Scroll untuk baca berita

Maka itu, para ahli sedang mencoba berbagai penelitian untuk menemukan obat agar virus HIV dapat hilang total dari tubuh.

Baca Juga:  Kenali Makanan Bernutrisi yang Berdampak pada Kesehatan Kulit

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Warga Gorontalo Utara Curhat Sulit Dapatkan Gas Elpiji

“Sampai saat ini mereka berusaha mencari cara untuk mengaktifkan sel yang membuat DNA virus tidak terdeteksi,” ungkap Patricia.

Cara tersebut diharapkan dapat memaksa sel ‘keluar ke tempat terbuka’, sehingga DNA dapat menjadi target selanjutnya oleh obat antiretroviral.

Baca Juga:  Selamat Datang di Pohuwato: Surga bagi Nyamuk Malaria

HIV dapat ditangani jika menjalani perawatan dengan baik. Mulai dari terapi antiretroviral (ART) hingga mengonsumsi obat-obatan dapat membantu membuat tubuh penderitanya lebih sehat, tetapi perlu dilakukan seumur hidup.

“Perawatan dan pengobatan yang dijalani oleh para pasien HIV memang tidak bertujuan untuk menyembuhkan tubuh mereka dari virus tersebut,” tukas Patricia.

Namun, metode ini dilakukan agar tubuh penderita tetap fit menjalani aktivitas sehari-hari. Sampai saat ini memang belum ada obat dan terapi yang membuat penderita HIV sembuh total.

Baca Juga:  Pelayanan RSUD Zainal Umar Sidiki Terus Membaik, Ini Cerita di Balik Angka Kinerjanya

Oleh karena itu, jawaban dari pertanyaan HIV bisa sembuh dengan sendirinya belum dapat dipastikan karena para peneliti pun masih dalam tahap mengembangkan obatnya.

 

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel