Hibata.id – Data identitas seorang alumni Universitas Halu Oleo (UHO) diduga diubah di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Alumni Teknik Sipil UHO angkatan 2017, Ayu Amanda Putri, mendapati Nomor Induk Mahasiswa (NIM) miliknya tercatat atas nama pria bernama Basri, yang disebut tidak pernah memiliki aktivitas akademik di UHO.
Kasus itu mencuat setelah Ayu mengunggah permintaan klarifikasi kepada pihak kampus melalui akun TikTok @amanda_ay09. Dalam unggahannya, Ayu mempertanyakan perubahan identitas pada NIM E1A117006 yang sebelumnya terdaftar atas namanya.
“Nama saya sebagai alumni Teknik Sipil diganti menjadi Basri. Stambuk itu milik saya, kenapa bisa berubah?” ujar Ayu dalam unggahan tersebut. Ia juga meminta pihak kampus memberikan penjelasan resmi.
Wakil Rektor II UHO, Ida Usman, membenarkan adanya laporan dari Ayu. Menurut dia, laporan tersebut telah diteruskan ke Pusat Teknologi Informasi (Pustik) UHO. Namun, kata Ida, kewenangan kampus dalam mengakses dan memperbaiki data di PDDikti sangat terbatas.
“Benar, yang bersangkutan sudah melapor ke Pustik. Tetapi kami tidak memiliki akses langsung ke tampilan data di PDDikti. Kampus hanya mengirimkan data melalui feeder,” kata Ida Usman melalui pesan WhatsApp, Senin, 29 Desember 2025.

Mantan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) itu menduga perubahan data tersebut melibatkan pihak tidak bertanggung jawab yang memiliki akses ke sistem PDDikti.
“Kemungkinannya ada admin siluman di PDDikti. Jika ditemukan kejanggalan, kami hanya bisa melaporkannya ke pengelola pusat,” ujarnya.
Ida menambahkan, kasus serupa bukan kali pertama terjadi di Universitas Halu Oleo. Sebelumnya, pihak kampus juga menemukan sejumlah nama yang tercantum sebagai mahasiswa UHO di PDDikti, meskipun tidak memiliki rekam jejak akademik di lingkungan universitas.
“Ada beberapa kasus seperti ini. Semua tayangan data online di PDDikti berada di luar kendali Pustik UHO,” kata Ida.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari pengelola PDDikti terkait dugaan perubahan data tersebut.
Penulis: Latuynk












