Scroll untuk baca berita
Kabar

BI Gorontalo Targetkan Zona KHAS hingga Lingkungan Kampus dan Sekolah

×

BI Gorontalo Targetkan Zona KHAS hingga Lingkungan Kampus dan Sekolah

Sebarkan artikel ini
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo dijabat oleh Bambang Satya Permana/Hibata.id
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana. Dok: BI Gorontalo/Hibata.id

Hibata.id – Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) kini hadir di kawasan Foodcourt Menara Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Kehadiran zona kuliner halal ini diharapkan menjadi ruang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnis kuliner yang halal, aman, dan berkualitas.

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meresmikan Zona KHAS tersebut bersama Anggota DPR RI Rachmat Gobel, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Gorontalo Bambang Setya Permana, serta Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Gorontalo Budiyanto Sidiki, Sabtu (14/3/2026).

Baca Juga:  Diancam Ditertibkan, Pelaku PETI Dengilo Bongkar Dugaan “Iuran Keamanan” Rp30-50 Juta per Alat

Program Zona KHAS merupakan kolaborasi Bank Indonesia Gorontalo dan KDEKS Provinsi Gorontalo untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah, terutama melalui pengembangan UMKM kuliner halal.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo Bambang Setya Permana mengatakan, pengembangan Zona KHAS menjadi langkah nyata untuk memperluas ekosistem kuliner halal di daerah.

Ia menjelaskan, kawasan Foodcourt Menara Limboto menjadi lokasi kedua Zona KHAS di Gorontalo setelah sebelumnya hadir di kawasan Danau Perintis, Kabupaten Bone Bolango.

“Ke depan kami akan terus memperluas Zona KHAS, termasuk di kantin kampus dan sekolah. Harapannya semakin banyak pelaku UMKM yang terlibat dan ekonomi syariah di Gorontalo semakin kuat,” kata Bambang.

Baca Juga:  Pernyataan DPRD Dinilai Seremonial, Aktivis Tantang Keseriusan Komisi II

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengapresiasi langkah Bank Indonesia dan KDEKS yang mendorong pengembangan produk UMKM halal di daerah.

Menurut dia, konsep halal bukan hanya sekadar label, tetapi juga menjadi jaminan kualitas serta kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dikonsumsi.

“Produk halal memiliki peluang besar untuk meningkatkan daya saing UMKM sekaligus membuka pasar yang lebih luas,” ujar Idah.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendukung berbagai program penguatan ekonomi halal melalui kerja sama antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan para pemangku kepentingan.

Baca Juga:  PETI Balayo Kembali Beroperasi, Pelaku Kebal Hukum dan Penertiban Diduga Hanya Formalitas

Dengan identitas Gorontalo sebagai Serambi Madinah, pengembangan produk halal dinilai sangat relevan untuk memperkuat citra daerah sekaligus meningkatkan potensi ekonomi.

“Kami optimistis Gorontalo dapat semakin dikenal sebagai daerah yang menghadirkan produk halal berkualitas,” katanya.

Kehadiran Zona KHAS di Menara Limboto diharapkan dapat mendorong lebih banyak pelaku UMKM mengembangkan usaha kuliner halal, sehingga mampu menggerakkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel