Kabar

CPNS 2026 Dibuka atau Ditunda? Ini Penjelasan Terbarunya

×

CPNS 2026 Dibuka atau Ditunda? Ini Penjelasan Terbarunya

Sebarkan artikel ini
Rekrutmen CPNS 2026 Segera Dibuka? Ini Bocoran Terbarunya/Hibata.id
Rekrutmen CPNS 2026 Segera Dibuka? Ini Bocoran Terbarunya/Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah tengah mematangkan rencana pembukaan rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) atau CPNS 2026 dengan mempertimbangkan kondisi fiskal dan kebutuhan riil aparatur di berbagai sektor.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajaran kementerian dan lembaga untuk menyiapkan proses rekrutmen tersebut guna mendukung pelaksanaan program prioritas nasional.

Scroll untuk baca berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan hampir seluruh kementerian telah menyampaikan kebutuhan tambahan aparatur sipil negara. Namun, pemerintah masih menghitung secara cermat jumlah formasi yang akan dibuka.

Baca Juga:  Kapolda Gorontalo Imbau Pemudik Tertib, Operasi Ketupat 2026 Diperkuat

“Kami harus mempertimbangkan kondisi fiskal dan prioritas belanja negara sebelum menetapkan jumlah rekrutmen ASN,” ujar Prasetyo dalam keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).

Ia menjelaskan pemerintah tidak hanya fokus pada penambahan pegawai, tetapi juga memperhitungkan keseimbangan antara jumlah ASN baru dan pegawai yang memasuki masa pensiun.

Menurutnya, penyesuaian tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan fiskal negara.

“Setiap tahun ada ASN yang memasuki masa pensiun. Jumlah rekrutmen akan disesuaikan agar tetap seimbang dengan kemampuan fiskal,” katanya.

Baca Juga:  Koalisi Jurnalis Gorontalo Tolak Pasal Bermasalah RUU Penyiaran

Sementara itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah meminta kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memetakan kebutuhan ASN secara lebih rinci.

Langkah tersebut bertujuan memastikan formasi yang dibuka benar-benar sesuai kebutuhan pelayanan publik dan prioritas pembangunan.

Selain itu, pemerintah juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain dan struktur kepegawaian nasional agar lebih efektif dan adaptif.

“Seluruh kementerian dan lembaga diminta melakukan telaah untuk memperkuat pengisian jabatan dalam mendukung program prioritas Presiden,” ujar Prasetyo.

Baca Juga:  Pj Gubernur Gorontalo Larang Pegawainya Jadi Dosen di Luar Jam Kerja

Dalam proses tersebut, pemerintah melibatkan Menteri PANRB Rini Widyantini dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh untuk menyusun strategi kepegawaian secara komprehensif.

Prasetyo menambahkan hingga saat ini pemerintah belum menetapkan jumlah pasti formasi CPNS 2026 karena proses perhitungan masih berlangsung.

Pemerintah menargetkan kebijakan rekrutmen ASN yang dihasilkan nantinya mampu menjaga keseimbangan fiskal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel