Hibata.id – Nih, ada kabar yang bikin alis masyarakat Bone Bolango naik ke langit. Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango ternyata tidak ada di Bone Bolango.
Yap, alih-alih berdiri gagah di wilayah tugasnya sendiri, kantor ini justru nongkrong manis di Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.
Warga pun jadi bingung. “Kok bisa sih lembaga yang seharusnya ngurusin Bone Bolango, malah ngantornya di Kota Gorontalo?”
Menurut sumber internal BNNK Bone Bolango yang enggan disebut namanya bilang, kisah pindahan ini terjadi setelah pergantian bupati dari Hamim Pou ke Merlan Uloli.
“Waktu itu, Bupati Merlan meminta agar gedung lama kami di Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila—yang letaknya tak jauh dari Alun-Alun Bone Bolango—dikosongkan. Katanya, gedung itu akan digunakan oleh OPD lain,” ujar sumber tersebut kepada Hibata.id.
Karena tak punya banyak pilihan, akhirnya BNNK Bone Bolango ngontrak bangunan dua lantai di Kota Gorontalo.
Tapi ya, keputusan itu ternyata tak cuma bikin warga garuk kepala, tapi juga bikin kas negara ikut gatal.
“Sewa gedungnya bisa tembus ratusan juta per tahun,” tambah sumber itu.
Kantor di Perbatasan, Tapi Beda Wilayah
Sekarang kantor BNNK Bone Bolango berada di Jalan Tinaloga, Kota Gorontalo.
Memang sih, posisinya cuma selemparan sandal dari perbatasan Bone Bolango, tapi tetap saja bukan di wilayahnya sendiri.
Alhasil, publik pun mulai nanya-nanya:
“Kalau warga Bone Bolango mau ngurus ke BNNK, masa iya harus ke Kota Gorontalo dulu?”
Salah satu warga Tilongkabila bahkan nyeletuk,
“Kalau masyarakat Bone Bolango ingin mengadu atau mengurus keperluan terkait BNNK, mereka harus ke Kota Gorontalo. Ini jelas tidak ideal.” kata salah satu warganet.
Kepala BNNK Belum Muncul, Publik Masih Nunggu Jawaban
Tim Hibata.id sempat datang langsung ke kantor BNNK Bone Bolango buat konfirmasi.
Tapi sayang, Kepala BNNK belum kelihatan batang hidungnya. Sampai berita ini naik, belum ada pernyataan resmi dari pihak BNNK.
Sementara itu, masyarakat Bone Bolango masih penasaran:
Apa alasannya harus pindah sejauh itu? Emangnya di Bone Bolango udah nggak ada bangunan kosong?
Kalau dipikir-pikir, ini bukan cuma soal alamat kantor. Tapi juga soal efisiensi dan pelayanan publik.
BNNK itu kan lembaga strategis, kerjaannya berat: mencegah, menindak, dan menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba. Tapi gimana mau maksimal kalau ngantornya aja di luar wilayah tugas?
Warga Bone Bolango berharap BNNK bisa balik ke rumah sendiri—ya, minimal ke dalam peta wilayahnya.
Biar gampang diakses, hemat anggaran, dan nggak lagi bikin publik salah arah waktu cari kantor.
Karena jujur aja, yang sekarang ini kayak kamu nyari alamat mantan: masih dekat, tapi udah beda wilayah.















