Kabar

DPRD Bone Bolango Minta Kepastian Produksi PT Gorontalo Mineral

×

DPRD Bone Bolango Minta Kepastian Produksi PT Gorontalo Mineral

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Bone Bolango Faisal Yunus/Hibata.id
Ketua DPRD Bone Bolango Faisal Yunus/Hibata.id

Hibata.id, Bone Bolango – Kapan PT Gorontalo Mineral mulai produksi? Pertanyaan itu kembali mengemuka di DPRD Kabupaten Bone Bolango.

Ketua DPRD Bone Bolango Faisal Yunus meminta perusahaan memberikan kepastian mengenai target produksi. DPRD ingin mengetahui perkembangan operasional sekaligus kendala yang masih dihadapi perusahaan.

“Kami ingin tahu kapan Gorontalo Mineral mulai memproduksi,” kata Faisal.

Pertanyaan itu belum mendapatkan jawaban secara menyeluruh dalam rapat DPRD bersama perusahaan. Presiden Direktur PT Gorontalo Mineral tidak hadir dan perusahaan hanya mengirimkan perwakilan dari daerah.

Baca Juga:  Kapolda Gorontalo Dukung Gerakan Literasi Media Lewat Temu Jurnalis 2026

Faisal menyayangkan kondisi tersebut. Menurut dia, DPRD membutuhkan penjelasan langsung dari pimpinan yang memiliki kewenangan mengambil keputusan.

Bagi DPRD, kepastian produksi bukan sekadar soal jadwal. Kehadiran PT Gorontalo Mineral juga diharapkan memberi kontribusi terhadap pembangunan dan perekonomian Bone Bolango.

Baca Juga:  BI Gorontalo Resmikan Zona KHAS dan Kawasan Kuliner Non Tunai di Danau Perintis

Karena itu, DPRD ingin mengetahui apa saja kendala yang membuat produksi belum berjalan sesuai harapan.

Faisal memastikan DPRD siap membantu apabila terdapat persoalan yang membutuhkan dukungan pemerintah daerah maupun lembaga legislatif sesuai kewenangan.

DPRD pun kembali meminta Presiden Direktur PT Gorontalo Mineral hadir dalam pertemuan berikutnya.

Berdasarkan komunikasi terakhir, perusahaan menyatakan kesediaan bertemu DPRD pada September 2026.

Baca Juga:  Oknum Polisi Berpangkat Kombes di Polda Gorontalo Pukul Wartawan RTV

Faisal berharap pertemuan itu tidak lagi menyisakan tanda tanya. DPRD ingin mendapatkan penjelasan mengenai kondisi perusahaan, hambatan operasional, hingga target dimulainya produksi.

Jika pertemuan kembali belum menghasilkan kepastian, Faisal menegaskan DPRD akan terus meminta penjelasan.

“Kami akan terus mengupayakan pertemuan sampai mendapatkan kepastian mengenai perkembangan dan rencana produksinya,” ujarnya.