Kabar

Hiu Paus Jadi Lele? Dispora Provinsi Gorontalo Tanggapi Polemik Logo Half Marathon

×

Hiu Paus Jadi Lele? Dispora Provinsi Gorontalo Tanggapi Polemik Logo Half Marathon

Sebarkan artikel ini
Kolase Foto - Logo GHM, ikan lele dan karikatur Kepala Dispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim/Ai/Hibata.id
Kolase Foto - Logo GHM, ikan lele dan karikatur Kepala Dispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim/Ai/Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akhirnya angkat bicara terkait polemik logo Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025.

Sebab, bukan mendapat pujian karena dengan hadirnya logo baru, Dispora malah justru ramai dibicarakan warganet karena logo barunya dinilai menyerupai ikan lele.

Kepala Dispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Jumat (25/7/2025), menegaskan bahwa desain logo tersebut merepresentasikan hiu paus, bukan ikan lele seperti yang ramai disebutkan di media sosial.

“Kami menghargai masukan masyarakat, namun kami tegaskan bahwa itu adalah hiu paus, bukan ikan lele,” kata Danial.

Baca Juga:  Bupati dan Ketua DPRD Pohuwato Didesak Mundur, AMBEPEDA: Mereka Boneka Tambang!

Ia menjelaskan, hiu paus dipilih karena merupakan salah satu spesies laut yang menjadi ikon pariwisata Gorontalo.

Namun, Danial juga mengakui bahwa proses stilasi atau penyederhanaan bentuk dalam desain logo bisa memunculkan persepsi yang berbeda di mata publik.

“Jika ditambahkan bintik-bintik khas hiu paus, justru hasilnya kurang bagus secara visual,” jelasnya menanggapi kritik soal hilangnya ciri khas hewan tersebut dalam logo.

Sebelumnya, desain logo Gorontalo Half Marathon 2025 menuai beragam reaksi netizen.

Baca Juga:  Kekerasan Terhadap Aktivis Kembali Terjadi, Kapolda Gorontalo Diminta Jangan Tutup Mata

Beberapa menyebut logo itu lebih mirip ikan lele, bahkan menyerupai seseorang yang sedang melakukan koprol.

Kritik pun datang dari akademisi, salah satunya Noval Sufriyanto Talani, dosen Universitas Negeri Gorontalo (UNG), yang menilai hilangnya elemen khas hiu paus menyebabkan kebingungan interpretasi di masyarakat.

Menanggapi hal itu, Danial menyampaikan bahwa pihaknya tetap terbuka terhadap evaluasi desain, demi menyempurnakan identitas visual dan memperkuat citra Gorontalo dalam perhelatan olahraga berskala nasional.

“Logo ini bukan hanya soal bentuk, tapi juga simbol kebanggaan daerah. Kami terbuka untuk penyempurnaan jika itu dibutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Provinsi Gorontalo Alami Deflasi 1.52 Persen di Januari 2025

Gorontalo Half Marathon 2025 merupakan ajang olahraga tahunan yang dikembangkan untuk mendukung promosi pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Gorontalo.

Hiu paus (Rhincodon typus), yang dikenal sering muncul di perairan Botubarani, menjadi daya tarik utama wisata bahari di daerah tersebut.

Dengan klarifikasi ini, Dispora Gorontalo berharap publik dapat memahami makna simbolik dalam logo dan mendukung penuh suksesnya Gorontalo Half Marathon 2025 sebagai event sport tourism unggulan di Indonesia Timur.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel