Hibata.id – Polda Gorontalo memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berjalan optimal melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Otanaha 2026 yang dimulai pada Selasa (17/3).
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam Dialog Aspirasi yang diselenggarakan LPPL Radio Suara Rakyat Hulontalo di studio setempat.
Widodo menjelaskan Operasi Ketupat Otanaha 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik di wilayah Gorontalo.
“Polda Gorontalo bersama seluruh stakeholder berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, baik selama perjalanan mudik maupun saat merayakan Idul Fitri bersama keluarga,” kata Widodo.
Ia menegaskan peningkatan volume kendaraan selama periode mudik berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
Kapolda mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, menjaga keselamatan, serta waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Widodo juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mendukung keberhasilan pengamanan mudik Lebaran.
Menurut dia, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
“Sinergi semua pihak menjadi kunci agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan lancar dan aman,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro dan Dirlantas Polda Gorontalo Kombes Pol Lukman Cahyono.















