Scroll untuk baca berita
Kabar

NTP Gorontalo Februari 2026 Naik 5,05 Persen, Tertinggi di Indonesia Timur

×

NTP Gorontalo Februari 2026 Naik 5,05 Persen, Tertinggi di Indonesia Timur

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi petani sawah. Gambar oleh Blitar Apik dari Pixabay
Ilustrasi petani sawah. Gambar oleh Blitar Apik dari Pixabay

Hibata.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo melaporkan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 mencapai 121,85, meningkat 5,05 persen dibandingkan Januari 2026 yang tercatat 115,99.

Kenaikan tersebut menjadikan Gorontalo sebagai provinsi dengan pertumbuhan NTP tertinggi di kawasan Indonesia Timur pada periode Februari 2026.

BPS mencatat, dari 14 provinsi di wilayah Indonesia Timur, sebanyak enam provinsi mengalami kenaikan NTP, sedangkan delapan provinsi lainnya mengalami penurunan.

Baca Juga:  Visum Jadi Kunci: Kuasa Hukum MAR Pertanyakan Alat Bukti Penetapan Tersangka

“Gorontalo mencatat kenaikan NTP tertinggi sebesar 5,05 persen pada Februari 2026,” demikian data resmi yang dirilis BPS Provinsi Gorontalo.

Sebaliknya, penurunan NTP terdalam terjadi di Provinsi Sulawesi Barat dengan kontraksi sebesar 3,75 persen pada periode yang sama.

Selain NTP, BPS juga mencatat perkembangan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Gorontalo. Pada Februari 2026, IKRT meningkat sebesar 1,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga:  Pencabutan Kunci Alat Berat di PETI Hutan Balayo Diduga Kamuflase, KPH Pohuwato Bungkam

Kenaikan indeks konsumsi tersebut terutama dipicu oleh peningkatan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencatat kenaikan indeks tertinggi sebesar 3,07 persen.

Peningkatan NTP menunjukkan daya beli petani terhadap barang dan jasa secara umum mengalami perbaikan, karena pendapatan yang diterima petani relatif lebih tinggi dibandingkan pengeluaran yang mereka keluarkan.

Baca Juga:  Tak Tinggal Diam, Kampus UBM Gorontalo Siapkan Langkah Hukum Usai Viral

Data ini menjadi salah satu indikator penting untuk melihat kondisi kesejahteraan petani serta dinamika ekonomi sektor pertanian di Provinsi Gorontalo pada awal tahun 2026.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel