Hibata.id – RSUD Zainal Umar Sidiki (ZUS) meningkatkan pengawasan internal setelah sejumlah alat medis dilaporkan hilang dalam beberapa hari terakhir.
Direktur RSUD ZUS, Mohammad Adriansyah, mengatakan pihaknya langsung melibatkan kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut.
“Kasus ini sudah kami laporkan ke polisi. Kami ingin prosesnya jelas dan tuntas,” ujar Adriansyah.
Ia menegaskan, kehilangan tersebut bukan hal sepele karena menyangkut alat yang digunakan untuk pelayanan pasien.
Menurutnya, alat medis memiliki peran penting dalam penanganan kesehatan. Jika satu alat hilang, pelayanan bisa terganggu.
“Ini bukan sekadar barang, tapi bagian dari layanan yang menyangkut keselamatan pasien,” katanya.
Tingkatkan kewaspadaan pegawai
Manajemen rumah sakit kini meminta seluruh pegawai lebih peduli terhadap keamanan di ruang kerja masing-masing.
Adriansyah menekankan bahwa tanggung jawab menjaga fasilitas tidak hanya berada di tangan petugas keamanan.
“Semua pegawai harus ikut menjaga. Kita harus saling mengingatkan,” ujarnya.
Evaluasi sistem pengawasan
Selain melaporkan ke polisi, pihak rumah sakit juga melakukan evaluasi internal.
Manajemen tengah menyiapkan sistem pengawasan yang lebih ketat, termasuk pengaturan akses di setiap ruangan.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kebersihan juga jadi perhatian
Tidak hanya keamanan, RSUD ZUS juga menyoroti kebersihan lingkungan rumah sakit.
Adriansyah mengingatkan bahwa kenyamanan pasien menjadi bagian penting dari pelayanan.
“Kebersihan harus dijaga bersama, termasuk pengelolaan sampah,” katanya.
Manajemen berharap langkah-langkah tersebut dapat meningkatkan keamanan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan RSUD Zainal Umar Sidiki di Gorontalo Utara.















