Scroll untuk baca berita
Kabar

Ketua KAHMI Kota Gorontalo: Bekukan Mapala FIS Jika Kaderisasi Membahayakan

×

Ketua KAHMI Kota Gorontalo: Bekukan Mapala FIS Jika Kaderisasi Membahayakan

Sebarkan artikel ini
Ketua KAHMI Kota Gorontalo yang juga Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki. Foto: Hibata.id
Ketua KAHMI Kota Gorontalo yang juga Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki. Foto: Hibata.id

Hibata.id – Dunia kampus di Gorontalo lagi-lagi diguncang kabar mengejutkan.

Muhammad Jaksen, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), meninggal usai ikut Pendidikan dan Latihan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa FIS-UNG.

Peristiwa ini langsung bikin heboh dan jadi perbincangan banyak orang.

Ketua MD KAHMI Kota Gorontalo, Femmy Udoki, ikut angkat suara. Dia dengan tegas minta kasus ini jangan sampai dibiarkan lewat begitu saja.

Baca Juga:  Alasan Pemprov Sumsel Setop Sementara Operasional Diskotek Darma Agung

“Saya menduga ada kekerasan selama pengkaderan. Sehingga pihak panitia juga harus bertanggung jawab,” ujar Femmy.

Tak cuma itu, Femmy yang juga Sekjen DPP IKA UNG, mendesak kampus supaya lebih ketat mengawasi kegiatan organisasi, baik intra maupun ekstra kampus.

Baca Juga:  PO Garuda Mandiri Perkasa, Teman Perjalanan Menjelajah Sulawesi

“Hal ini sebagai antisipasi jangan sampai kejadian seperti yang dialami Jaksen terulang,” tegasnya.

Femmy bahkan menyarankan agar Mapala yang menggelar kegiatan itu dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban.

“Kalau perlu, mapala tersebut dikeluarkan dari kampus merah maron,” katanya.

Lebih jauh, dia juga menegaskan agar UNG berani mengambil langkah tegas kalau memang terbukti ada hal yang membahayakan dalam proses kaderisasi.

Baca Juga:  Dana LPTQ Diduga Dikorupsi, Rembuk Pemuda Pohuwato Desak Kejaksaan Bongkar Sampai Tuntas

“Atau jika bermasalah, bekukan saja itu Mapala kalau proses kaderisasinya bisa membahayakan,” ungkapnya.

Kini, publik menunggu langkah kampus dan aparat terkait dalam mengusut kasus yang bikin banyak pihak geram ini.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel