Hibata.id – Kalau kamu lagi jalan-jalan ke Gorontalo, jangan cuma cari spot foto estetik aja. Cobain juga kuliner legendaris satu ini — woku daun pisang.
Meski namanya terdengar sederhana, rasa dan aromanya dijamin bikin kamu pengin nambah terus!
Woku daun pisang ini bukan dari daun pisang, ya. Daun pisang cuma jadi “pembungkus ajaib” yang bikin aroma rempahnya makin kuat dan khas.
Ikan yang dipakai biasanya mujair atau ikan mas, yang gampang banget ditemukan di pasar-pasar Kota Gorontalo.
Proses masaknya juga menarik. Semua bumbu — mulai dari bawang merah, cabai, kemiri, jahe, kunyit, sampai tomat — dihaluskan, dimasak bareng air, lalu dimasukkan ikan yang udah dibersihin.
Setelah setengah matang, baru deh dimasukkan rempah daun segar seperti serai, daun jeruk, daun kunyit, daun kemangi, dan daun salam.
“Woku itu makanan wajib di rumah-rumah Gorontalo. Rasanya gurih, aromanya wangi banget. Pokoknya comfort food-nya orang Gorontalo,” kata Suwarni Mooduto, warga Kota Gorontalo, Minggu (4/10).
Setelah matang, ikan dan bumbu dibungkus daun pisang, lalu digoreng sebentar biar makin wangi. Hasilnya? Wangi daun pisang ketemu gurihnya ikan bumbu rempah — kombinasi yang auto bikin laper!
Sekarang, woku nggak cuma dari ikan mujair aja. Banyak yang udah ngembangin jadi woku ayam atau woku ikan laut, biar makin variatif tapi tetap khas.
“Udah banyak dikreasikan, tapi rasa aslinya tetap terasa banget. Inilah kenapa orang Gorontalo bangga banget sama woku,” tambah Suwarni.
Nggak heran kalau woku daun pisang makin sering muncul di konten kuliner TikTok dan Instagram. Kuliner ini bukan cuma lezat, tapi juga jadi identitas kuat Tanah Serambi Madinah — Gorontalo yang penuh cita rasa dan budaya.













