Scroll untuk baca berita
Parlemen

Masyarakat Antusias Ikut Reses Femmy Udoki, Ini Aspirasi yang Diajukan

×

Masyarakat Antusias Ikut Reses Femmy Udoki, Ini Aspirasi yang Diajukan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Femmy Udoki saat menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam agenda reses masa persidangan kedua tahun 2024-2025/Hibata.id
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Femmy Udoki saat menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam agenda reses masa persidangan kedua tahun 2024-2025/Hibata.id

Hibata.id – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam agenda reses masa persidangan kedua tahun 2024-2025 di Desa Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (11/2/2025).

Masyarakat antusias menyampaikan berbagai permasalahan dan harapan mereka, termasuk terkait bantuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), fasilitas sosial, hingga beasiswa pendidikan.

Baca Juga:  DPRD Gorontalo Terima Rancangan KUA-PPAS APBD Perubahan 2024

Leli Hadju, warga Dusun Boyuhu, mengusulkan bantuan UMKM dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pengadaan kursi serta usungan untuk rukun duka. Selain itu pembangunan kamar mandi di mushola yang masih belum tersedia.

Sementara itu, Sitan Hadju menyampaikan harapannya agar program beasiswa bagi siswa SMA dapat diperpanjang hingga jenjang perguruan tinggi.

Baca Juga:  Kedatangan Owan Boalemo Menambah Kemeriahan Open House Ketua Deprov Gorontalo

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Femmy Udoki menegaskan, komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Meskipun tidak semua permintaan dapat direalisasikan dalam waktu singkat.

“Untuk bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), saya menyarankan agar sistemnya digulirkan. Jika satu kelompok sudah mendapat bantuan, selanjutnya dialihkan ke kelompok lain agar merata,” jelasnya.

Baca Juga:  Reses di Suwawa, Hamzah Idrus Janji Kawal Aspirasi Warga

Terkait kebutuhan rukun duka, ia menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial.

“Biasanya bantuan ini tersedia di Dinas Sosial. Sedangkan untuk pembangunan mushola, saya sarankan agar dibuat proposal terlebih dahulu, sehingga bisa kami tindak lanjuti ke dinas terkait,” ujarnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel