Hibata.id – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Otanaha I Tahun 2025 pada Senin malam (24/2), dengan hasil mengamankan tujuh pasangan yang bukan suami istri dari sejumlah lokasi penginapan.
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Bina Operasi (Kabag Bin Ops) Polda Gorontalo, Iptu Sofyan T Ishak, bersama Unit Kecil Lengkap 1 (UKL 1).
“Seluruh pasangan yang terjaring dalam operasi ini telah diamankan di Markas Polda Gorontalo dan diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk pemeriksaan lebih lanjut, pembinaan, serta pendataan,” ujar Iptu Sofyan.
Ia menambahkan, Operasi Pekat Otanaha ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, terutama menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Razia Gabungan untuk Ciptakan Kondisi Aman
Selain menertibkan pasangan yang bukan suami istri, razia ini juga menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya, seperti praktik prostitusi, premanisme, peredaran minuman keras, kepemilikan senjata tajam maupun senjata api, bahan peledak, serta penyalahgunaan narkotika.
Petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor secara intensif guna memastikan kelengkapan dokumen, serta mengantisipasi kemungkinan adanya senjata tajam yang dibawa pengendara.
“Kami terus mengintensifkan razia ini untuk menciptakan kondisi yang kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.
Operasi Pekat Otanaha akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya preventif guna menekan angka kriminalitas dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Gorontalo.












