Hibata.id – Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) memperkenalkan layanan medis terbaru berupa operasi varises tanpa sayatan menggunakan teknologi ablasi microwave. Terobosan ini menjadi yang pertama di Gorontalo, sekaligus menandai kemajuan layanan kesehatan di rumah sakit daerah.
Operasi perdana berlangsung sukses. Pasien yang menjalani tindakan dilaporkan sudah dapat beraktivitas normal sehari setelah prosedur. “Alhamdulillah, operasi berjalan lancar. Tanpa sayatan, tanpa proses rumit, dan lebih nyaman bagi pasien,” ujar dr. Jemimah Toha, dokter spesialis bedah vaskular pertama di Gorontalo, Kamis, 11 September 2025.
Teknologi ablasi microwave memungkinkan tindakan cepat tanpa pembedahan terbuka. Selama ini, varises kerap dianggap sepele, meski sebenarnya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari hingga menurunkan kualitas hidup. Metode baru ini hadir sebagai solusi yang lebih minim risiko dan mempercepat pemulihan.
Yang menggembirakan, seluruh biaya tindakan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. “Teknologinya memang canggih, tapi gratis 100 persen bagi peserta BPJS. Jangan ragu periksa, selama ada BPJS, pasien bisa langsung kami tangani,” kata Jemimah.
Ia menambahkan, layanan ini membuktikan bahwa teknologi medis mutakhir kini dapat diakses tanpa memandang kemampuan finansial pasien. “Kami ingin masyarakat Gorontalo tahu bahwa rumah sakit daerah pun mampu memberikan layanan sekelas rumah sakit besar, dengan biaya nol rupiah.”
Layanan ini juga tak lepas dari dorongan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang sebelumnya menyoroti pengelolaan klaim BPJS di RSAS. Evaluasi tersebut memicu sejumlah langkah perbaikan sistem, termasuk penguatan layanan berbasis BPJS agar tetap optimal dan merata.
Hadirnya operasi varises tanpa sayatan menjadi tonggak baru dalam layanan kesehatan Gorontalo. Selain membuka akses terhadap teknologi medis modern, inovasi ini juga menunjukkan bahwa transformasi layanan publik bisa dimulai dari daerah.












