Meski begitu, kata Ega pemerintah Kabupaten Bone Bolango sudah meninjau langsung lokasi kejadian. Pemerintah menginformasikan akan segera mencarikan solusi agar akses itu dapat kembali dilalui.
“Kalau kami lihat sudah ada pemerintah daerah yang turun. Kalau BPBD memang sudah lebih dulu ada di Kecamatan Bone karena banjir sudah dari kemarin,” ujarnya.
Tanpa harus menunggu tindakan pemerintah, warga sekitar lokasi saat ini tengah menawarkan akses darurat kepada pengendara yang melintas. Akses itu hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.
“Kalau tidak salah sudah ada akses lain melewati sungai. Tapi motor itu diangkat oleh warga sekitar dengan bayaran Rp 75 ribu per satu motor dan pengendaranya,” kata Agustin warga lainnya.
Meski begitu, mereka meminta agar pemerintah segera mengambil solusi konkrit terkait putusnya akses Gorontalo-Sulut ini. Sebab, jalan itu merupakan akses utama warga.
“Kami hanya berharap bagaimana itu segera diperbaiki. Ditakutkan semua akan berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat,” ia menandaskan.















