Peristiwa

Lanal Gorontalo Jadi Tempat Pengungsian Warga Usai Peringatan Tsunami BMKG

×

Lanal Gorontalo Jadi Tempat Pengungsian Warga Usai Peringatan Tsunami BMKG

Sebarkan artikel ini
Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo seketika menjadi tempat pengungsian darurat usai peringatan Tsunami. Foto:Randa/Hibata.id
Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo seketika menjadi tempat pengungsian darurat usai peringatan Tsunami. Foto:Randa/Hibata.id

Hibata.id – Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo seketika menjadi tempat pengungsian darurat, menyusul peringatan dini tsunami yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (30/7/2025).

Sejak informasi resmi mengenai potensi tsunami tersebar, puluhan warga pesisir di Kota Gorontalo dan sekitarnya segera bergerak mencari lokasi aman.

Lanal Gorontalo yang berada di kawasan strategis segera membuka akses bagi masyarakat untuk mengungsi.

“Begitu mendapat informasi dari BMKG, kami langsung mengimbau warga pesisir untuk menjauh dari garis pantai dan membuka markas sebagai tempat pengungsian sementara,” kata Komandan Lanal Gorontalo Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, di Gorontalo.

Baca Juga:  Gunung Lewotobi NTT Naik Status, Warga Diminta Waspada

Ia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan dua ruangan besar yang dapat menampung hingga 300 orang. Bila jumlah pengungsi bertambah, tenda-tenda darurat berikut tempat tidur lipat akan segera dipasang, dengan kapasitas tambahan hingga 500 orang.

Suasana di dalam markas tampak tertib. Anak-anak duduk bersama orang tua mereka, sementara sejumlah lansia mendapatkan pendampingan medis dari petugas.

Lanal Gorontalo juga menurunkan personel untuk menjemput warga yang sakit atau mengalami keterbatasan mobilitas.

Baca Juga:  Soal Kecelakaan Atap Truk Dalmas Satlantas, Begini kata Kapolresta Gorontalo Kota

“TNI AL berkomitmen membantu keselamatan masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait,” ujar Letkol Hanny.

Sejumlah warga yang mengungsi menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tanggap dari Lanal Gorontalo. Mereka mengaku merasa lebih tenang berada di lokasi yang aman dengan fasilitas memadai.

Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui BPBD dan instansi teknis lainnya juga turut mengamankan area pesisir, serta memantau kondisi laut bersama BMKG. Hingga berita ini diturunkan, status peringatan dini tsunami masih dalam pemantauan aktif.

Baca Juga:  Gasak Puluhan Modem, Dua Cleaning Service Telkom Diamankan

Peringatan dini tsunami dikeluarkan BMKG setelah terjadi gempa berkekuatan 8.7 magnitudo mengguncang perairan Rusia. Wilayah pesisir Gorontalo termasuk dalam zona yang berpotensi terdampak, sehingga masyarakat diminta tetap siaga namun tidak panik.

Lanal Gorontalo menjadi salah satu titik vital dalam sistem tanggap bencana di wilayah pesisir Provinsi Gorontalo. Peran strategis TNI AL bersama pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga keselamatan warga hingga situasi dinyatakan aman oleh otoritas terkait.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel