Peristiwa

Langit Gelap, Angin Mengamuk: Ponelo Gorontalo Utara Diterjang Puting Beliung

×

Langit Gelap, Angin Mengamuk: Ponelo Gorontalo Utara Diterjang Puting Beliung

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Puting Beliung Terjang Gorontalo (Ai)/Hibata.id
Ilustrasi - Puting Beliung Terjang Gorontalo (Ai)/Hibata.id

Hibata.id – Langit mendung berubah mencekam saat angin puting beliung tiba-tiba menerjang Desa Ponelo, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (3/8/2025).

Warga panik, satu homestay hancur, dan tiang lampu roboh diterjang amukan cuaca ekstrem.

Informasi yang diterima Hibata.id, Sekitar pukul 14.30 WITA, suasana tenang di pesisir Gorontalo Utara mendadak berubah.

Awan gelap yang menggantung sejak siang ternyata bukan sekadar pertanda hujan biasa.

Angin kencang datang tanpa aba-aba, memporak-porandakan desa yang terletak tepat di garis pantai Gorontalo Utara.

Tomy, Kepala Desa Ponelo, menyampaikan bahwa sejak pukul 14.00 WITA, cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda tak bersahabat. Tak butuh waktu lama, angin kencang menghantam dan membuat warga terkejut.

Baca Juga:  Berikut 16 Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang

“Satu homestay di depan desa hancur diterjang angin. Tiga tiang lampu lapangan juga tumbang dan rusak parah,” ujar Tomy saat dikonfirmasi, masih terdengar cemas.

Warga tak sempat menyelamatkan banyak barang. Sebagian besar hanya bisa berlari mencari tempat aman. Beberapa dari mereka mengaku belum pernah menyaksikan angin sekencang itu menerjang wilayah mereka.

Pemerintah Desa Ponelo langsung bergerak cepat dengan mengimbau warga tetap siaga, mengingat intensitas hujan dan potensi angin kencang di wilayah pesisir masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga:  Tabrakan KA Bandung Raya dan KA Turangga, 4 Orang Tewas

Hingga Minggu malam, belum ada laporan korban jiwa. Tim desa dan relawan setempat sedang melakukan pendataan terhadap bangunan rusak serta kerugian material lainnya. Sementara itu, BPBD Gorontalo Utara sudah bersiap jika situasi memburuk.

Peristiwa ini menambah deretan bencana angin puting beliung yang melanda wilayah Gorontalo. Sebelumnya, ratusan rumah rusak dan puluhan warga mengungsi akibat badai serupa di beberapa desa di Kabupaten Gorontalo.

Baca Juga:  Update Longsor Tambang Suwawa: 23 Orang Tewas, Total Korban 137

Wilayah pesisir Gorontalo Utara memang dikenal rawan bencana hidrometeorologi, terutama saat musim pancaroba. BMKG sudah memberikan peringatan dini tentang potensi cuaca ekstrem yang bisa memicu angin kencang dan gelombang tinggi.

Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tidak mengabaikan perubahan cuaca. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG, dan segera mencari perlindungan bila kondisi cuaca menunjukkan tanda-tanda berbahaya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel