Hibata.id – Sedikitnya ada 649 calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Gorontalo Utara menjalani tes wawancara sebagai bagian dari proses seleksi akhir.
Tes wawancara ini dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo Utara dengan tujuan untuk menyaring calon anggota PPS yang berkualitas dan berintegritas tinggi dalam rangka menyukseskan Pilkada 2024.
Anggota PPS yang tersebar di 11 Kecamatan dan 123 desa ini, terlihat sangat antusias. Proses wawancara dimulai tanggal 21-23 Mei, secara serentak.
Baca Juga: Makna di Balik ‘Te Uti’, Maskot KPU Gorut Hadapi Pilkada 2024
Ketua KPU Gorontalo Utara, Sofyan Jakfar, bilang, bahwa tes wawancara ini adalah tahap penting untuk memastikan bahwa calon anggota PPS memiliki pemahaman yang baik tentang tugas dan tanggung jawab mereka dalam penyelenggaraan pemilu.
“Tes wawancara ini menitikberatkan pada pengetahuan calon anggota PPS, integritas, dan kemampuan mereka dalam menangani berbagai situasi yang mungkin terjadi selama proses pemungutan suara,” kata Sofyan.
“Kami mencari individu yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki komitmen untuk menjalankan tugas dengan jujur dan adil.” ujarnya.
Para calon anggota PPS yang telah lolos tahap seleksi administrasi dan ujian CAT sebelumnya, diuji oleh panel wawancara yang terdiri dari unsur KPU Gorontalo Utara yang didampingi anggota PPK.
Baca Juga: 55 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan Gorut Resmi Dilantik
Materi wawancara mencakup pemahaman tentang peraturan pemilu, etika kerja, serta kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam tim.
KPU Gorontalo Utara berharap, dengan adanya seleksi yang ketat dan transparan ini, proses pemilu 2024 di Kabupaten Gorontalo Utara dapat berjalan dengan lancar, aman, dan demokratis.















