Politik

Alasan dan Penjelasan Rahayu Saraswati Mundur dari DPR RI

×

Alasan dan Penjelasan Rahayu Saraswati Mundur dari DPR RI

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Dok: Pribadi/Hibata.id
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Dok: Pribadi/Hibata.id

Hibata.id – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo resmi menyatakan mundur sebagai anggota DPR RI.

Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu menyampaikan keputusan tersebut melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (10/9/2025), setelah ucapannya dalam sebuah podcast menimbulkan kontroversi publik.

Rahayu Saraswati menjelaskan, pernyataan yang ia sampaikan dalam podcast berjudul “Rahayu Saraswati Kupas Isu Perempuan hingga Kolaborasi Ekonomi Kreatif” pada 28 Februari 2025 dipotong dan disebarkan ulang, sehingga memicu kritik luas dari masyarakat.

“Kira-kira dua minggu sebelum 17 Agustus lalu, ada pernyataan saya dari sebuah podcast yang dijadikan bahan untuk menyakiti hati rakyat,” kata Saraswati.

Baca Juga:  KPU Gorontalo Utara Apresiasi 365 Pantarlih Atas Keberhasilan Coklit Pilkada 2024

Ia menegaskan tidak pernah bermaksud meremehkan kerja keras masyarakat, terutama anak muda yang menghadapi berbagai kesulitan dalam berusaha.

“Kesalahan sepenuhnya ada pada saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya,” ujarnya.

Pengunduran Diri

Selain menyampaikan permohonan maaf, Saraswati juga mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI.

“Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra,” tegasnya.

Meski demikian, ia berharap masih diberi kesempatan menyelesaikan satu agenda terakhir, yakni pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan di Komisi VII DPR RI.

Baca Juga:  Dua Kecamatan di Gorontalo Utara Tercepat Coklit se-Provinsi Gorontalo

Dalam pernyataannya, Saraswati turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat di daerah pemilihannya, yakni Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Ia juga berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan di luar parlemen.

“Sisa dana yang masih ada di rekening khusus untuk dapil akan digunakan untuk bantuan alat kesehatan, pelatihan kewirausahaan, dan mendukung pemberdayaan anak-anak muda hingga dana tersebut habis,” jelasnya.

Ia menegaskan tetap konsisten berjuang dalam isu-isu strategis, termasuk pemberantasan perdagangan orang, pengelolaan sampah berkelanjutan, energi terbarukan, krisis iklim, serta keterwakilan perempuan.

Baca Juga:  Pedro Bau Perkuat Konsolidasi Golkar Bone Bolango di Momentum Lebaran

Rahayu Saraswati adalah politisi Partai Gerindra yang terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang membidangi energi, riset, teknologi, dan lingkungan hidup.

Kontroversi terkait ucapannya di podcast menuai kritik tajam dari berbagai kalangan, hingga akhirnya mendorongnya untuk mengambil langkah mundur sebagai bentuk tanggung jawab politik.

Saraswati menegaskan, meski tidak lagi berada di parlemen, dirinya akan tetap berjuang melalui organisasi dan gerakan masyarakat sipil yang ia pimpin maupun rintis.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel