Hibata.id – Wisata alam bahari kini semakin diminati warga ibu kota untuk melepas penat tanpa harus bepergian jauh.
Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki akses mudah menuju destinasi alam di wilayah Provinsi Banten yang kaya akan keindahan pantai dan pulau tropis.
Pantai Anyer, Pantai Carita, hingga Pantai Tanjung Lesung menjadi pilihan populer wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya.
Perjalanan menuju lokasi-lokasi ini hanya memerlukan waktu beberapa jam melalui jalur darat dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Infrastruktur yang memadai serta pilihan penginapan dan kuliner yang beragam menjadikan Banten destinasi akhir pekan favorit.
Salah satu daya tarik utama wisata bahari Banten adalah Pulau Sangiang, pulau kecil di Selat Sunda yang masuk wilayah Kabupaten Serang. Pulau ini dikenal dengan laut biru jernih, hutan tropis, serta ekosistem laut yang masih terjaga.
Pulau Sangiang dulunya sempat dikelola sebagai kawasan wisata eksklusif, namun kini terbuka untuk umum dengan beragam aktivitas petualangan.
Wisatawan dapat menikmati snorkeling, diving, hingga menjelajahi jalur trekking yang menyuguhkan pemandangan tebing, gua alami, dan panorama laut dari ketinggian.
Pulau Sangiang menjadi rumah bagi berbagai flora dan fauna tropis, termasuk burung endemik. Perairannya dipenuhi terumbu karang dan biota laut yang memikat penyelam. Suasana pulau yang tenang, jauh dari hiruk pikuk kota, memberikan pengalaman liburan yang lebih privat.
Bagi wisatawan dari Jakarta, perjalanan ke Pulau Sangiang dimulai dengan menuju Pelabuhan Anyer, lalu dilanjutkan menggunakan perahu dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Tiket kapal ke pulau ini berkisar Rp100 ribu, belum termasuk biaya tur dan perlengkapan snorkeling.
Akses dan Fasilitas Wisata
Akses menuju Banten relatif mudah melalui jalur tol dari Jakarta. Destinasi ini menawarkan banyak pilihan penginapan, mulai dari hotel berbintang hingga homestay, serta kuliner lokal yang khas.
Disarankan menggunakan jasa tur lokal untuk memastikan perjalanan aman dan terorganisir, terutama saat menyusuri Pulau Sangiang.












