Bisa dibilang, torehan juara yang diraih Gibran Abdila bukanlah perkara mudah. Dirinya harus mempersiapkan segala sesuatunya karena harus bersaing dengan siswa dari seluruh dunia.
Bayangkan, Gibran harus menyingkirkan ribuan peserta untuk memenangkan kompetisi yang diikuti oleh 31 negara tersebut. Tidak hanya itu, total peserta yang ikut kurang lebih 2.100 peserta.
Untuk mengikuti kompetisi ini, pihak sekolah membuat video berisi kegiatan yang menceritakan tentang proyek kepemimpinan yang dilakukan oleh para siswa.
“Video itu kemudian diunggah di situs resmi penyelenggara. Untuk tahun 2024 ini, ada 31 negara yang ikut serta dengan total 2100 peserta yang terbagi dalam beberapa kategori,” kata Ika Hadikum Kepala Sekolah Brillikids Leadership Elementary School Gorontalo.

“Untuk peserta terbagi menjadi beberapa kategori individual usia 5 – 10 tahun, 11 – 15 tahun, 16 – 19 tahun, serta kategori sekolah ” ujarnya.
Sementara video speech yang dibawakan Gibran yakni menceritakan tentang kegiatan proyek kepemimpinan ‘I am a leader’ yang dilakukannya bersama siswa kelas 3 Brillikids di pesisir Pantai Hiu Paus, Botubarani, Bone Bolango.
Dalam proyek ini, para siswa Brillikids berkolaborasi dengan siswa SDN 2 Kabila Bone dalam melakukan kegiatan bersih-bersih pantai.
Sampah yang mereka kumpulkan kemudian dibagi menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah anorganik diolah bersama menjadi kolase berbentuk hiu paus.
Baca halaman berikutnya…













