Hibata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan operasi tangkap tangan (OTT) tidak hanya berlangsung di Kota Madiun, Jawa Timur, tetapi juga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan Bupati Pati Sudewo.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan keterlibatan Sudewo dalam OTT yang dilakukan tim antirasuah di Pati.
“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa OTT di Pati adalah saudara SDW,” kata Budi Prasetyo kepada awak media di Jakarta, Senin (19/1/2026).
Budi menjelaskan, penyidik KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap Sudewo. Pemeriksaan tersebut tidak dilakukan di Jakarta, melainkan di wilayah Jawa Tengah.
“Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik di Polres Kudus,” ujarnya.
Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.
Sudewo dikenal sebagai politikus dengan latar belakang teknik dan pengalaman panjang di birokrasi serta politik nasional. Ia lahir di Pati pada 11 Oktober 1968 dan menempuh pendidikan di Universitas Sebelas Maret serta Universitas Diponegoro.
Sebelum terjun ke politik, Sudewo sempat bekerja di sektor konstruksi dan pemerintahan daerah. Ia kemudian memasuki dunia politik dan terpilih sebagai anggota DPR RI dari Jawa Tengah pada beberapa periode.
Pada Pilkada Pati 2024, Sudewo maju sebagai calon bupati bersama Risma Ardhi Chandra dengan dukungan Partai Gerindra. Pasangan ini memenangkan pemilihan dan Sudewo dilantik sebagai Bupati Pati pada awal 2025.
Di internal Partai Gerindra, Sudewo juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP Partai Gerindra sejak 2019.












