Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, mendapat kunjungan kerja dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Wamendikti) Republik Indonesia, Prof. Fauzan, Selasa sore (11/11/2025).
Kehadiran Wamendikti disambut langsung oleh Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si, bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman kantor bupati.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat arah pembangunan sektor pendidikan di daerah yang dikenal sebagai “Negeri Seribu Gua” itu.
“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Wamendikti. Semoga kunjungan ini membawa perubahan signifikan dan memperkuat visi menjadikan Buton Tengah sebagai Kota Santri dan Kota Pendidikan,” ujar Bupati Azhari.
Mendorong Buton Tengah Jadi Pusat Pendidikan di Sultra
Pemerintah daerah menargetkan Buton Tengah menjadi pusat pendidikan unggulan di kawasan kepulauan Sulawesi Tenggara.

Kunjungan Wamendikti menjadi momentum memperkuat kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan di wilayah tersebut.
Dalam acara penyambutan, turut hadir para kepala OPD, di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas BPMDes, Kepala Dinas Perumahan, Kepala Dinas Capil, Kepala Dinas Pertanian, dan Kepala Dinas Pariwisata.
Agenda Wamendikti di Buton Tengah
Kegiatan Prof. Fauzan dijadwalkan berlanjut pada Rabu (12/11/2025) dengan agenda padat.
Agenda pertama yaitu kunjungan ke Universitas Sembilanbelas November (USN) untuk meninjau fasilitas ruang belajar serta berinteraksi dengan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 69.
Selanjutnya, Wamendikti akan menyampaikan kuliah umum di Aula USN yang dihadiri mahasiswa dan sivitas akademika.
Kegiatan di kampus akan diakhiri dengan pertemuan strategis bersama Bupati Buton Tengah dan jajaran pimpinan USN untuk membahas arah pengembangan pendidikan tinggi di daerah kepulauan itu.
Fokus Sinergi Pendidikan dan Ekonomi Lokal
Selain sektor pendidikan, Wamendikti juga akan meninjau sejumlah UMKM unggulan di Buton Tengah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengintegrasikan pendidikan dengan pemberdayaan ekonomi lokal agar dapat menciptakan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan industri.
“Kehadiran Bapak Wamendikti di Buton Tengah kami yakini akan memberikan energi baru bagi dunia pendidikan dan kemajuan daerah,” tegas Bupati Azhari.












