Hibata.id – Kabupaten Bone Bolango di Provinsi Gorontalo menyimpan kekayaan alam luar biasa, salah satunya Air Terjun Sinambo yang tersembunyi di tengah rimba Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).
Air Terjun Sinambo terletak di Desa Ulanta, Kecamatan Suwawa. Meski belum dikenal luas, pesona alamnya mampu menandingi destinasi air terjun populer di Sulawesi.
Panorama asri, air yang jernih, serta keheningan khas hutan konservasi menjadi daya tarik utama kawasan ini.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus menyiapkan fisik dan mental.
Jalur menuju air terjun tergolong ekstrem, dengan lintasan hutan lebat dan beberapa anak sungai yang harus diseberangi. Rata-rata waktu tempuh mencapai empat jam trekking.
“Airnya sangat dingin. Pemandangan dipadukan dengan suasana hutan yang masih alami membuat kami betah berlama-lama,” ujar Ramli, pegiat alam yang pernah menjelajahi lokasi tersebut.
Ia menambahkan, meski keindahannya menggoda, Air Terjun Sinambo tidak layak dikomersialisasi sebagai destinasi wisata massal.
Alasannya, kawasan ini merupakan habitat satwa endemik seperti burung maleo (Macrocephalon maleo) yang sangat sensitif terhadap gangguan lingkungan.
“Kalau dijadikan tempat wisata umum, ekosistem akan rusak. Satwa bisa terancam punah dan air bersih untuk warga di hilir bisa tercemar,” ungkap Iyan.
Perlu di ketahui, sekitar 60 persen wilayah Bone Bolango merupakan kawasan hutan, sebagian besar masuk dalam TNBNW.
Pemerintah pusat bahkan menganugerahi Bone Bolango sebagai kabupaten lestari pada 2021 karena konsistensinya menjaga ekosistem.
Risman Abdullah, warga setempat, mengungkapkan nama “Sinambo” sudah digunakan secara turun-temurun oleh masyarakat di sekitar lokasi. Ia pun mengingatkan agar keaslian kawasan tetap dijaga.
“Sejak saya lahir, namanya memang sudah Air Terjun Sinambo,” ucap Risman.
Untuk masuk ke kawasan hutan TNBNW, pengunjung wajib mengurus Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Pendampingan dari warga lokal atau pemandu sangat disarankan guna menghindari tersesat di jalur yang belum sepenuhnya terbuka.
Air Terjun Sinambo juga menjadi sumber utama beberapa anak sungai yang dimanfaatkan oleh warga desa di hilir. Keseimbangan ekosistem air dan hutan menjadi sangat penting untuk keberlanjutan hidup masyarakat sekitar.
Dengan keindahan yang belum banyak tersentuh, Sinambo bukan sekadar destinasi, tetapi simbol kekayaan alam Bone Bolango yang harus dilindungi.
Pemerintah daerah bersama masyarakat perlu terus mengedepankan pendekatan konservasi agar kawasan ini tetap lestari untuk generasi mendatang.













