Hibata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026 Wilayah Timur di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Kamis.
Rakorwil P2DD 2026 tersebut membahas penguatan ekosistem digital untuk mendukung tata kelola keuangan pemerintah daerah yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Dalam kegiatan itu, Sugondo didampingi Kepala Badan Keuangan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, serta Tim Teknis Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Gorontalo.
Sugondo menyampaikan bahwa digitalisasi keuangan daerah menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan fiskal.
“Digitalisasi keuangan daerah merupakan instrumen penting untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Melalui sistem elektronik, pemerintah daerah dapat menekan potensi kebocoran anggaran serta mengoptimalkan pendapatan asli daerah secara terukur,” ujar Sugondo.
Ia menegaskan, Rakorwil P2DD menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan kebijakan digitalisasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta pemangku kepentingan lainnya di wilayah timur Indonesia.
Menurut dia, forum tersebut juga membuka ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam penerapan P2DD, sehingga setiap daerah dapat mempercepat implementasi sistem transaksi berbasis elektronik.
Sugondo menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen memperluas penggunaan kanal pembayaran nontunai, termasuk Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), serta mendigitalisasi seluruh transaksi belanja dan pendapatan daerah.
Ia menjelaskan bahwa percepatan digitalisasi tidak hanya memperbaiki sistem pelaporan keuangan, tetapi juga mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik berbasis keuangan secara cepat dan aman.
Melalui sinergi antara TP2DD, perbankan, dan Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan penguatan ketahanan ekonomi daerah dengan membangun sistem tata kelola keuangan yang modern, terintegrasi, dan akuntabel.












