Kota Gorontalo

MTQ Kota Gorontalo Pecah Rekor Peserta, 328 Qari-Qariah Siap Bersaing di HUT ke-298

×

MTQ Kota Gorontalo Pecah Rekor Peserta, 328 Qari-Qariah Siap Bersaing di HUT ke-298

Sebarkan artikel ini
Rapat orientasi dewan hakim MTQ. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Rapat orientasi dewan hakim MTQ. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dalam rangka peringatan HUT ke-298 Kota Gorontalo dipastikan berlangsung meriah dan kompetitif.

Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 328 peserta ambil bagian dalam ajang tersebut. Mereka merupakan utusan dari sembilan kecamatan di Kota Gorontalo yang mengirimkan peserta terbaiknya untuk bersaing di berbagai cabang lomba.

Tingginya jumlah peserta dinilai mencerminkan kuatnya proses regenerasi qari dan qariah di daerah tersebut. Partisipasi lintas usia juga menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap Al-Qur’an tetap terjaga dan terus berkembang melalui pembinaan di tingkat kecamatan.

Baca Juga:  Tema Pembangunan Kota Gorontalo 2026: Fokus pada SDM dan Kota Jasa Religius

MTQ kini tidak lagi dipandang sekadar kompetisi tahunan, melainkan telah menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan dalam melahirkan generasi Qur’ani di Kota Gorontalo.

Setiap tahun, kegiatan ini juga menghadirkan wajah-wajah baru yang diharapkan mampu melanjutkan syiar Islam di tengah masyarakat.

Selain peserta dari dalam daerah, MTQ kali ini juga menarik minat peserta dari kabupaten dan kota lain di Provinsi Gorontalo. Tercatat sekitar 17 peserta luar daerah turut ambil bagian dalam ajang tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Gorontalo: Tak Ada Intervensi Penilaian Adipura

“Hingga saat ini sudah ada 17 orang yang mendaftar dari luar Kota Gorontalo,” ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sukamto Mooduto.

Kehadiran peserta dari luar daerah turut menambah daya saing sekaligus mempererat interaksi antarwilayah di Gorontalo.

Di sisi lain, pelaksanaan MTQ juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Maulid Nabi di Kota Gorontalo, Doa Lintas Agama Jadi Simbol Harmoni

Pemerintah daerah menempatkan penguatan nilai religius sebagai salah satu pilar pembangunan, yang tidak hanya difokuskan pada agama Islam, tetapi juga pada seluruh kegiatan keagamaan lainnya sebagai upaya menjaga harmoni sosial.

Dengan dukungan tersebut, MTQ ke-31 tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga bagian dari investasi sosial dalam membentuk karakter masyarakat religius dan memperkuat fondasi spiritual generasi muda Kota Gorontalo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel