“Membawa hugel (selingkuh) langsung ke Makassar menggunakan uang negara. Siapa ji Wahyudin Moridu anggota DPRD Provinsi Gorontalo, nanti 2031 berhenti uti, masih lama.”
Video itu langsung meledak di media sosial dan memicu kritik tajam. Netizen menuntut klarifikasi baik dari Wahyudin maupun PDIP sebagai partai pengusungnya.
Nggak lama kemudian, Wahyudin akhirnya buka suara lewat akun Instagram @wahyudinmoridu.
“Assalamualaikum Wr Wb. Masyarakat Gorontalo yang saya hormati, ba’da Shalat Jumat ini saudara-saudara sedang disuguhkan dengan video mengenai saya. Apapun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak menunjukkan etika sebagai pejabat publik,” tulis Wahyudin, Jumat (12/9).
Ia juga menambahkan, apa yang dilakukannya murni kesalahan pribadi.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Gorontalo, khususnya kepada para pendukung dan keluarga. Kegaduhan ini murni salah saya pribadi,” ujar Wahyudin.












