Scroll untuk baca berita
Bone Bolango

Langkah Baru Bone Bolango Perkuat SPIP, Program Harus Tepat Sasaran

×

Langkah Baru Bone Bolango Perkuat SPIP, Program Harus Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) guna mengawal pelaksanaan RPJMD/Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memperkuat penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat sasaran, akuntabel, serta selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Pembinaan dan Penguatan SPIP yang digelar di Aula Bappeda-Litbang Kabupaten Bone Bolango, Jumat (06/03/2025).

Kepala Bappeda-Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo, mengatakan penguatan SPIP menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan agar tetap berada pada jalur perencanaan yang telah ditetapkan.

Ia menjelaskan bahwa pemahaman para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengenai tugas dan fungsi SPIP sudah cukup baik. Namun, penguatan dari sisi teknis dan pendokumentasian tetap perlu dilakukan agar sistem pengendalian berjalan lebih efektif.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN UNG Gelar Pelatihan Kader Kesehatan Tangani Diabetes dan Hipertensi

“Melalui bimbingan teknis bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kami ingin memastikan seluruh dokumen SPIP tersusun dengan baik dan mampu menjawab tantangan dalam pelaksanaan program pembangunan,” kata Sri Mulyani.

Menurut dia, SPIP berfungsi sebagai instrumen pengendalian yang membantu pemerintah daerah mengidentifikasi potensi risiko dalam setiap kebijakan maupun program kegiatan.

Dengan sistem tersebut, pemerintah daerah dapat memetakan berbagai kemungkinan hambatan sejak tahap perencanaan sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan terukur.

Baca Juga:  BLP3G Jadi Program Andalan, Pemprov Gorontalo Fokus Bantu Warga Bone Bolango

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menekankan beberapa aspek penting dalam penguatan SPIP, antara lain memastikan seluruh program perangkat daerah berfokus pada pencapaian tujuan pembangunan yang tercantum dalam RPJMD.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong kemampuan perangkat daerah dalam mendeteksi dan memitigasi risiko pembangunan sejak tahap awal perencanaan.

Penguatan SPIP juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, sehingga program pembangunan tidak melebar tanpa prioritas yang jelas dan tetap memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Sri Mulyani berharap penerapan SPIP dapat meminimalkan risiko dalam pelaksanaan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan program.

Baca Juga:  Layanan Kesehatan Terpadu di Bone Bolango Bisa Menyeluruh

“Dengan perencanaan yang matang dan mitigasi risiko yang kuat, pelaksanaan program akan lebih fokus pada hasil nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan pembinaan tersebut diikuti pimpinan perangkat daerah dan tim teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Melalui penguatan sistem pengendalian intern ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel