Bone Bolango

Mahasiswa KKN UNG Gelar Pelatihan Kader Kesehatan Tangani Diabetes dan Hipertensi

×

Mahasiswa KKN UNG Gelar Pelatihan Kader Kesehatan Tangani Diabetes dan Hipertensi

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Program Studi S-1 Keperawatan UNG yang melaksanakan KKN di Desa Toto Selatan Tahun 2025 menggelar Pelatihan dan Pemberdayaan Kader Kesehatan Se-Kecamatan Kabila, di Balai Desa Toto Selatan, Kamis (24/7/2025). (F.dok.istimewa)
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Program Studi S-1 Keperawatan UNG yang melaksanakan KKN di Desa Toto Selatan Tahun 2025 menggelar Pelatihan dan Pemberdayaan Kader Kesehatan Se-Kecamatan Kabila, di Balai Desa Toto Selatan, Kamis (24/7/2025). (F.dok.istimewa)

Hibata.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Program Studi S-1 Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar pelatihan dan pemberdayaan kader kesehatan se-Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (24/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus serta hipertensi.

Scroll untuk baca berita

Pelatihan berlangsung di Balai Desa Toto Selatan dan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Toto Selatan, Suleman Hamzah.

Baca Juga:  DWP Bone Bolango Bagikan 500 Takjil di Kabila, Wujud Kepedulian Sosial Ramadan

Kegiatan ini dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) NS Rahmawati Hunawa, S.Kep., M.Kep., Ika Wulansari, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Mat., Ns. Gusti Pandi Liputo, S.Kep., M.Kep., dan Ns. Siti Fatimah M. Arsyad, S.Kep., M.Kep.

Ketua Pelaksana KKN, Rifky Pou, A.Md.Kep, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program unggulan mahasiswa KKN bertema “Optimalisasi Pengelolaan Diabetes dan Hipertensi melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan dengan Implementasi Modul DIAHIP”.

“Kami tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga mengajak para kader untuk praktik langsung. Salah satunya adalah pembuatan minuman herbal dari tanaman obat keluarga (TOGA) seperti daun sirsak, jahe, dan serai,” kata Rifky.

Baca Juga:  Pesan Merlan Uloli Usai Panen Sayur Bareng Emak-Emak

Selain praktik herbal, kegiatan juga mencakup simulasi edukasi lapangan. Para kader dilatih menyampaikan informasi kesehatan secara efektif kepada masyarakat.

“Sebagai ujung tombak edukasi di desa, kader kesehatan perlu dibekali keterampilan komunikasi yang baik agar dapat mengajak warga hidup lebih sehat,” tambahnya.

Baca Juga:  Pemkab Bone Bolango Kukuhkan Tim Pembina Posyandu dan Bunda PAUD Suwawa

Rifky berharap kader yang telah mengikuti pelatihan dapat melanjutkan edukasi di wilayah masing-masing. Menurutnya, peran aktif kader sangat penting untuk membentuk masyarakat yang sadar dan mandiri dalam mencegah serta mengelola penyakit kronis.

Pelatihan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama para kader untuk terus mendukung gerakan hidup sehat di lingkungan mereka.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel