Scroll untuk baca berita
Buton

Saksikan Pemusnahan Miras, Bupati Buteng Dorong Regulasi Ketat Penyakit Masyarakat

×

Saksikan Pemusnahan Miras, Bupati Buteng Dorong Regulasi Ketat Penyakit Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si/Hibata.id
Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si/Hibata.id

Hibata.id – Kepolisian Resor (Polres) Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, memusnahkan ribuan botol dan liter minuman keras (miras) hasil operasi kepolisian guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan pemusnahan tersebut berlangsung di halaman Markas Komando (Mako) Polres Buton Tengah pada Kamis sore (12/3/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si. bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Buton, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Sekretaris Satpol PP, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buton Tengah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan Komando Distrik Militer (Kodim) 1413 Buton yang diwakili Danramil Gu.

Baca Juga:  Polemik Jabatan Sekda Buteng, Ini Penjelasan Praktisi Hukum

Kapolres Buton Tengah AKBP Wahyu Adi Waluyo menyampaikan bahwa kondisi keamanan di wilayahnya saat ini terpantau kondusif, termasuk aktivitas masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Ia menegaskan kepolisian terus memperkuat langkah pencegahan guna menjaga stabilitas keamanan daerah, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si. bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)/Hibata.id
Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si. bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)/Hibata.id

Untuk mempertahankan situasi yang kondusif ini, khususnya menjelang Idulfitri, Polres Buton Tengah berkomitmen menekan potensi gangguan keamanan. Salah satunya melalui penindakan terhadap peredaran minuman keras,” kata Wahyu.

Menurut dia, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil operasi kepolisian di berbagai wilayah Kabupaten Buton Tengah dalam beberapa waktu terakhir.

Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan meliputi:

  • 1.074 botol kaca minuman keras pabrikan berbagai merek

  • 175 botol plastik minuman keras tradisional jenis arak

  • 36 jeriken arak berkapasitas 20 liter

  • 17 jeriken arak berkapasitas 5 liter

  • 94 kaleng minuman keras pabrikan

Baca Juga:  Buton Tengah Salurkan Bantuan Pangan 2025, Bupati Tegaskan Tidak untuk PPPK

Petugas memusnahkan seluruh barang bukti tersebut dengan cara memecahkan botol dan menuangkan isi minuman keras ke dalam lubang tanah yang telah disiapkan.

Kapolres menambahkan bahwa operasi penertiban minuman keras akan terus dilakukan secara rutin. Upaya ini bertujuan menekan potensi tindak kriminal maupun gangguan sosial yang kerap dipicu konsumsi minuman keras.

Sementara itu, Bupati Buton Tengah Dr. H. Azhari menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Buton Tengah atas langkah tegas dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyaksikan komitmen kepolisian dalam menjaga ketertiban di Buton Tengah. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar keamanan daerah tetap terjaga,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Buteng Sampaikan Jawaban Pandangan Fraksi DPRD Terkait LKPJ Bupati 2024

Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton Tengah saat ini sedang menyiapkan regulasi untuk memperkuat penanganan penyakit masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut dia, pemerintah daerah bersama unsur terkait tengah menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang penertiban tempat hiburan guna mendukung upaya pencegahan gangguan ketertiban umum.

Saat ini kami bersama Forkopimda sedang menyiapkan regulasi tersebut agar pengawasan terhadap tempat hiburan bisa lebih terstruktur,” katanya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga Buton Tengah tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan investasi di daerah.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel