Kota Gorontalo

Adhan Dambea “Pasang Rem” untuk Warga: Soal HP Anak hingga Ancaman Coret Bantuan Sosial

×

Adhan Dambea “Pasang Rem” untuk Warga: Soal HP Anak hingga Ancaman Coret Bantuan Sosial

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat memberikan sambutan di acara silaturahmi dengan warga Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Jumat, 11 April 2026. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat memberikan sambutan di acara silaturahmi dengan warga Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Jumat, 11 April 2026. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, melontarkan sejumlah pernyataan tegas saat bersilaturahmi dengan warga Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Jumat, 11 April 2026.

Kegiatan yang digelar di Lapangan Bola Voli Ololalo itu tak hanya menjadi ajang temu warga, tetapi juga panggung penegasan kebijakan sosial yang cukup keras.

Di hadapan masyarakat, Adhan menyoroti penggunaan telepon genggam di kalangan anak-anak. Ia menilai, penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi memicu berbagai persoalan serius, termasuk meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak.

Ia pun meminta orang tua mengambil langkah tegas, bahkan jika harus berhadapan dengan penolakan dari anak.

Baca Juga:  Peringati Hari Ibu ke-97, Sekda Ismail Madjid: Perempuan Motor Menuju Indonesia Emas 2045

“Jangan ragu memisahkan anak dari HP, meskipun mereka menangis. Itu jauh lebih baik daripada kita melihat masa depan mereka hancur,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, Adhan juga menyinggung persoalan minuman keras yang dinilai menjadi sumber berbagai masalah sosial. Ia mengeluarkan peringatan keras: keluarga dengan anggota yang kerap mabuk tidak akan menerima bantuan pemerintah, meskipun masuk kategori kurang mampu.

Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga citra Gorontalo sebagai “Serambi Madinah”, sekaligus menekan dampak sosial akibat konsumsi miras.

Baca Juga:  Kritik Penanganan Sampah di Kota Gorontalo, HMI Ditantang Turun ke Lapangan

Di sisi lain, Adhan mengingatkan warga untuk tetap berkontribusi dalam pembangunan daerah, salah satunya melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi sampah. Ia juga meminta peran aktif keluarga, terutama para istri, untuk mengawasi anggota keluarga agar tidak mengonsumsi rokok ilegal.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengungkapkan rencana pembaruan data penerima bantuan sosial oleh Badan Pusat Statistik pada Mei mendatang. Warga yang ekonominya telah membaik diminta secara sukarela melepas status penerima bantuan.

Pada sektor pelayanan publik, Adhan menginstruksikan aparat kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk memastikan tidak ada penumpukan sampah lebih dari 24 jam.

Baca Juga:  Ismail Madjid Berpesan Kurangi Makanan Instan kepada Bayi untuk Cegah Stunting

Sementara itu, bagi masyarakat nelayan di Leato Selatan, Adhan menjanjikan langkah lanjutan dengan berkonsultasi ke pemerintah pusat terkait pengoperasian program Kampung Nelayan Merah Putih.

Ia berharap, program tersebut dapat segera memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat pesisir.

Di tengah suasana silaturahmi, pesan yang disampaikan Adhan jelas: pembangunan tak hanya soal program, tetapi juga disiplin sosial—dan itu dimulai dari keluarga.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel