Kota Gorontalo

Adhan Dambea ‘Wajibkan’ Selasa Bersih: ASN WFH, Tapi Siaga 5 Menit!

×

Adhan Dambea ‘Wajibkan’ Selasa Bersih: ASN WFH, Tapi Siaga 5 Menit!

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Adhan Dambea mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI pada Selasa (31/3/2026) di halaman kantor wali kota. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Adhan Dambea mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI pada Selasa (31/3/2026) di halaman kantor wali kota. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo resmi mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya memperkuat budaya kebersihan di daerah. Program ini diluncurkan langsung oleh Wali Kota Adhan Dambea pada Selasa (31/3/2026) di halaman kantor wali kota.

Kebijakan yang merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat itu rencananya akan dilaksanakan rutin setiap hari Selasa. Fokus utamanya: menjadikan kebersihan sebagai gerakan kolektif, bukan sekadar program pemerintah.

“Kebersihan ini ada metodenya sendiri dan menjadi perhatian serius. Ini tanggung jawab kita bersama sebagai warga Kota Gorontalo,” ujar Adhan.

Baca Juga:  Rustam Akili Wafat, Adhan Dambea: Kita Kehilangan Panutan yang Langka

Untuk mendukung implementasi, pemerintah menyiapkan armada kebersihan yang akan menjangkau seluruh wilayah kota. Skema penyewaan kendaraan operasional di tiap kecamatan pun disiapkan guna memastikan penanganan sampah berjalan optimal.

Namun, bukan hanya soal kebersihan. Adhan juga menyinggung penyesuaian pola kerja aparatur sipil negara (ASN), yang kini mengadopsi sistem work from home (WFH) setiap Selasa, mengikuti edaran Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga:  Terungkap!, Ternyata Ada Pejabat yang Dilaporkan Wali Kota Adhan ke KPK

Meski diberi kelonggaran bekerja dari rumah, Adhan memberi peringatan tegas: pelayanan publik tak boleh kendor.

“Silakan bekerja dari rumah, tapi kalau dihubungi atasan, paling lambat lima menit harus merespons,” katanya.

Di sisi lain, Adhan turut menyoroti capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang melampaui target pada tahun sebelumnya. Ia mengapresiasi kinerja para petugas, sembari mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan keuangan.

“Saya tidak main-main. Untuk narkoba dan korupsi tidak ada kompromi,” ujarnya.

Baca Juga:  Adhan Dambea Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur agar menjauhi praktik yang berpotensi merugikan daerah, termasuk penyimpangan dalam pengelolaan pajak dan pendapatan. Efisiensi anggaran, kata dia, tetap menjadi kunci di tengah kebijakan pengetatan secara nasional.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Pemerintah Kota Gorontalo berharap lahir kesadaran kolektif—bahwa kota yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kerja bersama seluruh warganya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel