Scroll untuk baca berita
Kota Gorontalo

Kios Tak Difungsikan di Pasar Sentral Gorontalo Akan Diambil Alih

×

Kios Tak Difungsikan di Pasar Sentral Gorontalo Akan Diambil Alih

Sebarkan artikel ini
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Kota Gorontalo saat mulai menertibkan kios-kios yang tidak difungsikan di Pasar Sentral. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Kota Gorontalo saat mulai menertibkan kios-kios yang tidak difungsikan di Pasar Sentral. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Kota Gorontalo mulai menertibkan kios-kios yang tidak difungsikan di Pasar Sentral. Dalam penertiban yang berlangsung Jumat, 18 Juli 2025, ditemukan sejumlah kios yang sudah lama tidak ditempati pemiliknya.

“Kami menemukan kios yang mangkrak cukup lama. Kami telusuri keberadaan pemiliknya, ada yang berhasil kami temui, ada pula yang tidak,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagin, Haryono Soeronoto.

Scroll untuk baca berita

Bagi kios yang pemiliknya tidak berhasil ditemui, Perdagin akan mengambil alih sementara pengelolaannya. Sementara itu, pemilik yang berhasil dihubungi diberi batas waktu hingga 31 Agustus 2025 untuk kembali mengaktifkan usahanya di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Gelar Prosesi Adat Tenggeyamo untuk Menentukan 1 Syawal

“Jika setelah batas waktu itu kios tetap kosong, maka kami akan tarik kembali dan serahkan kepada pedagang yang serius ingin berjualan,” ujarnya.

Baca Juga:  Adhan Dambea Ultimatum Pedagang Non-Ikan di TPI: “Jika Tidak Pindah, Akan Diproses Hukum”

Langkah ini, kata Haryono, bertujuan untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Sentral yang belakangan dinilai kurang bergairah. Menurutnya, banyak kios yang hanya didiamkan tanpa aktivitas usaha, padahal sejumlah pedagang baru masih kesulitan mendapatkan tempat.

Baca Juga:  Satgas PAD Kota Gorontalo Resmi Dikukuhkan, Fokus Garap Sektor Jasa

“Penertiban ini bukan untuk kepentingan kami, tapi demi mengembalikan geliat ekonomi dan aktivitas jual beli di Pasar Sentral,” tutup Haryono.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel