Hibata.id – Agenda silaturahmi dan sosialisasi Pemerintah Kota Gorontalo bersama masyarakat di 50 kelurahan resmi berakhir. Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea memastikan kegiatan turun langsung ke tengah masyarakat itu akan kembali dilanjutkan pada tahun depan dengan jumlah peserta yang lebih banyak.
Pertemuan terakhir berlangsung di Kelurahan Huangobotu, Jumat, 9 Oktober 2026. Melalui agenda tersebut, Adhan bersama jajaran pemerintah kota menemui warga untuk menyampaikan berbagai program dan kebijakan pemerintah secara langsung.
Adhan mengatakan, masih banyak program pemerintah yang perlu diketahui masyarakat. Karena itu, pertemuan tatap muka menjadi salah satu cara untuk memastikan warga memperoleh informasi sekaligus penjelasan mengenai program yang sedang dijalankan pemerintah daerah.
Menurut dia, komunikasi langsung dengan masyarakat perlu terus dilakukan. Pemerintah, kata Adhan, tidak cukup hanya bekerja dari balik meja kantor, tetapi juga harus hadir di tengah warga dan mendengarkan aspirasi mereka.
“Ini kita lanjut tahun depan. Pesertanya akan kita tambah, kalau saat ini 200, berikut 300 orang,” kata Adhan.
Ia memastikan agenda silaturahmi dan sosialisasi tersebut bukan kegiatan sekali jalan. Pemerintah Kota Gorontalo berencana kembali menggelarnya pada 2027 dengan menambah jumlah peserta dari 200 menjadi 300 orang.
Dalam pertemuan itu, Adhan juga menyinggung sejumlah program pemerintah yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya pembiayaan BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah daerah dengan alokasi anggaran sekitar Rp24 miliar setiap tahun.
Melalui kegiatan tersebut, Adhan berharap masyarakat semakin memahami berbagai program, kebijakan, dan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat agar informasi mengenai program daerah dapat tersampaikan dengan baik.












