Scroll untuk baca berita
Kabar

HMI Pohuwato Desak Kapolres Mundur, Tuding Aparat Gagal Tertibkan PETI

×

HMI Pohuwato Desak Kapolres Mundur, Tuding Aparat Gagal Tertibkan PETI

Sebarkan artikel ini
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pohuwato kembali melanjutkan aksi demonstrasi di Mapolres Pohuwato/Hibata.id
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pohuwato kembali melanjutkan aksi demonstrasi di Mapolres Pohuwato/Hibata.id

Hibata.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pohuwato kembali melakukan aksi demonstrasi di Mapolres Pohuwato, Senin (29/9/2025), usai menyampaikan aspirasi di kantor DPRD Pohuwato.

Dalam aksinya, mahasiswa membawa dua tuntutan utama yang langsung ditujukan kepada pimpinan kepolisian.

Koordinator aksi, Moh Rosikhul Papempang, menyampaikan tuntutan pertama yaitu mendesak Kapolda Gorontalo segera mencopot Kapolres Pohuwato karena dinilai tidak mampu menegakkan hukum di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Rapat Paripurna Molor Berjam-Jam, Ruang Sidang DPRD Pohuwato Disulap Jadi Tempat Karaoke

Tuntutan kedua, mahasiswa meminta Kapolres Pohuwato untuk mundur dari jabatannya karena dianggap gagal menjalankan amanat konstitusi.

“Kami saksikan wajah aparat kepolisian yang ternyata tidak berpihak pada rakyat. Mereka berkhianat karena tidak mampu menyelesaikan persoalan lingkungan di Kabupaten Pohuwato,” tegas Rosikhul dalam orasinya di depan Mapolres Pohuwato.

Baca Juga:  Diskon PLN 50 Persen Tambah Daya Listrik lewat Promo Bangkit Lebih Terang

Ia juga mengingatkan agar tuntutan mahasiswa benar-benar ditindaklanjuti langsung oleh Kapolres Pohuwato.

“Kami berharap apa yang menjadi tuntutan kami segera dilihat dan difasilitasi langsung oleh Kapolres Pohuwato. Apalagi sebelumnya ia berjanji akan mengawal aspirasi mahasiswa,” tambahnya.

Baca Juga:  PETI Balayo Terus Beroperasi, Papan Larangan Hanya Formalitas

Aksi ini mencerminkan semakin tajamnya kritik mahasiswa terhadap aparat kepolisian di Pohuwato.

HMI menilai, aparat gagal hadir sebagai penegak hukum sekaligus pelindung masyarakat dalam berbagai persoalan di daerah itu.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel