Scroll untuk baca berita
Kabar

Indogrosir Gorontalo Diserbu Warga, Antrean Mengular Berjam-jam

×

Indogrosir Gorontalo Diserbu Warga, Antrean Mengular Berjam-jam

Sebarkan artikel ini
Warga memadati Indogrosir Gorontalo jelang Ramadhan 2026 untuk membeli kebutuhan pokok dan bahan kue Lebaran. Antrean kasir mengular sejak pagi seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat. Foto: Hibata.id
Warga memadati Indogrosir Gorontalo jelang Ramadhan 2026 untuk membeli kebutuhan pokok dan bahan kue Lebaran. Antrean kasir mengular sejak pagi seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat. Foto: Hibata.id

Hibata.id – Ketika Indogrosir Gorontalo mulai terasa berbeda. Belum terlalu siang, troli-troli besar sudah berlalu-lalang.

Troli itu penuh dengan dus tepung, minyak goreng, gula, hingga berbagai kebutuhan harian.

Ramainya pengunjung seolah jadi tanda tak tertulis, Ramadhan tinggal menghitung hari.

Sejak pagi hingga malam, pusat perbelanjaan itu dipadati warga.

Banyak yang datang bersama keluarga, sebagian lagi tampak serius memilih barang. Seperti sedang berlomba dengan waktu.

Tak butuh lama, antrean di kasir mulai mengular. Para pembeli pun harus bersabar. Bahkan rela berdiri cukup lama demi membawa pulang barang kebutuhan mereka.

Baca Juga:  Kata Menpan-RB Soal Penghapusan Gaji Ke-13 dan THR ASN Tahun 2025

Beberapa warga terlihat membeli dalam jumlah besar. Bukan hanya untuk stok di rumah, tetapi juga untuk dijual kembali.

Troli mereka penuh sesak, dari sembako hingga produk kebutuhan rumah tangga.

Di sudut lain, para pelaku usaha juga ikut berburu. Mereka mengincar bahan-bahan untuk membuat kue Lebaran, mulai dari tepung, mentega, hingga gula dalam kemasan besar.

Warga memadati Indogrosir Gorontalo jelang Ramadhan 2026 untuk membeli kebutuhan pokok dan bahan kue Lebaran. Antrean kasir mengular sejak pagi seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat. Foto: Hibata.id
Warga memadati Indogrosir Gorontalo jelang Ramadhan 2026 untuk membeli kebutuhan pokok dan bahan kue Lebaran. Antrean kasir mengular sejak pagi seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat. Foto: Hibata.id

“Saya beli bahan kue dari sekarang, takut nanti saat Ramadhan harganya naik,” kata Ruslin, salah satu pembeli.

Baca Juga:  48 Warga Terjangkit Malaria, Tapi PETI Dengilo Masih Beroperasi

Bagi pelaku usaha, belanja lebih awal dianggap langkah aman. Selain harga grosir yang lebih murah, banyak juga yang memanfaatkan diskon yang sering muncul menjelang akhir pekan.

“Kalau akhir pekan biasanya ada promo. Jadi sekalian restok barang,” ujar seorang pembeli lainnya.

Namun, tidak semua pengunjung siap menghadapi antrean panjang. Ada juga yang memilih mengurungkan niat belanja saat melihat kondisi kasir yang padat.

Baca Juga:  Wakil Bupati Bone Bolango Tegaskan Tak Terlibat Permainan Proyek

“Kami datang setelah Magrib, tapi antreannya sudah banyak. Jadi kami pulang dulu, nanti balik lagi biar tidak lama menunggu,” kata seorang warga.

Ramainya aktivitas belanja ini diperkirakan masih akan terus meningkat hingga mendekati awal Ramadhan 2026.

Seiring kebutuhan yang makin banyak, warga pun memilih belanja lebih cepat—agar tidak kehabisan barang dan tidak kaget saat harga mulai naik.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel