Kabar

Hendrik Gani Bawa Misi Aspirasi Warga dalam Pencalonan BPD Bunuyo

×

Hendrik Gani Bawa Misi Aspirasi Warga dalam Pencalonan BPD Bunuyo

Sebarkan artikel ini
Hendrik Gani, S.P, Calon BPD Desa Bunuyo, Pohuwato/Hibata.id
Hendrik Gani, S.P, Calon BPD Desa Bunuyo, Pohuwato/Hibata.id

Hibata.id, Pohuwato – Urusan desa kadang menjadi bahan obrolan warga dari teras rumah sampai meja kopi.

Namun, bagi Hendrik Gani, S.P., aspirasi masyarakat perlu punya jalan agar bisa masuk ke pembahasan pembangunan desa.

Pemuda Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, itu pun memberanikan diri maju sebagai calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Hendrik, yang akrab disapa Onal, ingin menjadikan BPD sebagai wadah penyaluran aspirasi sekaligus jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah desa.

Baginya, aspirasi warga tidak cukup hanya didengar, tetapi juga perlu dibahas dan diperjuangkan melalui mekanisme yang tersedia.

BPD, menurut pandangannya, bukan sekadar bagian dari struktur pemerintahan desa.

Baca Juga:  Mantan Ketua DPRD Kota Gorontalo Hardi Sidiki Meninggal Dunia di RSPAD Jakarta

Lembaga tersebut memiliki peran penting untuk memastikan suara masyarakat mendapat perhatian dalam proses pengambilan keputusan.

Melalui Musyawarah Desa (Musdes), Onal ingin mendorong agar kebutuhan warga menjadi bahan pembahasan dalam menentukan arah pembangunan.

Dengan begitu, persoalan masyarakat tidak berhenti sebagai bahan obrolan, tetapi berpeluang masuk dalam agenda pembangunan desa.

Selain menampung aspirasi, Onal juga menaruh perhatian pada fungsi pengawasan BPD terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Desa (Perdes) dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Imigrasi Gorontalo Deportasi Lima WNA Tiongkok yang Terlibat Tambang Ilegal Pohuwato

Menurutnya, pembangunan desa perlu berjalan adil dan merata. Karena itu, sinergi antara BPD dan pemerintah desa penting untuk merumuskan kebijakan serta menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

Di luar pencalonannya, Onal merupakan seorang jurnalis sekaligus pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Gorontalo.

Pengalamannya di dunia jurnalistik menjadi bagian dari perjalanannya dalam menyampaikan informasi dan menyoroti berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Ia juga merupakan lulusan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang memiliki pengalaman dalam organisasi intra kampus.

Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk membangun komunikasi, memperluas wawasan, dan memahami dinamika kehidupan sosial.

Selain itu, Onal turut mendirikan dan aktif dalam organisasi ekstra kampus HPMP-G Komisariat Paguat Dengilo.

Baca Juga:  LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga Januari 2027

Pengalaman jurnalistik, pendidikan, dan organisasi itu menjadi modal yang dibawanya untuk terlibat dalam pemerintahan desa melalui BPD.

Ia ingin mengambil bagian dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.

Bagi Onal, maju sebagai calon anggota BPD merupakan langkah untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan Desa Bunuyo.

Harapannya, hubungan antara masyarakat dan pemerintah desa semakin kuat sehingga aspirasi warga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan.

Sebab, pembangunan desa bukan hanya soal apa yang direncanakan pemerintah, tetapi juga bagaimana kebutuhan masyarakat mendapat tempat dalam setiap pembahasannya.