Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahil hamd…
Suara takbir itu menggema…
Menggetarkan langit…
Menggetarkan hati kita…
Namun, di balik gema itu… ada satu pertanyaan yang diam-diam hadir dalam jiwa kita:
Apakah kita benar-benar telah menang?
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah…
Sebulan yang lalu…
Kita memasuki Ramadan dengan harapan…
Kita berkata:
“Ya Allah, izinkan aku berubah…”
Kita bangun di sepertiga malam…
Dengan mata yang masih berat…
Dengan tubuh yang lelah…
Namun kita tetap berdiri…
Mengangkat tangan…
Memohon ampunan…
Hari demi hari…
Kita menahan lapar…
Menahan dahaga…
Menahan amarah…
Menahan diri dari dosa yang selama ini mungkin sering kita lakukan…
Dan hari ini…
Kita berdiri di sini…
Dengan pakaian terbaik kita…
Namun…
apakah hati kita juga sudah menjadi yang terbaik?
Jamaah Idul Fitri yang dirahmati Allah…
Idul Fitri bukan sekadar hari raya…
Bukan sekadar baju baru…
Bukan sekadar hidangan yang melimpah…
Idul Fitri adalah…
hari ketika kita kembali kepada fitrah…
Kembali suci…
Seperti bayi yang baru dilahirkan…
Namun…
Apakah benar kita sudah kembali suci?
Ataukah…
Ramadan hanya berlalu…
Tanpa benar-benar mengubah kita?
Saudara-saudaraku…
Ramadan telah pergi…
Dan ia tidak akan kembali…
Mungkin ini Ramadan terakhir kita…
Mungkin ini sujud terakhir kita di bulan Ramadan…
Dan mungkin…
Ini adalah kesempatan terakhir kita memohon ampunan…
Namun kita tidak menyadarinya…
Betapa banyak di antara kita…
Yang tahun lalu masih bersama kita…
Hari ini… sudah tidak lagi di dunia ini…
Mereka ingin kembali…
Hanya untuk satu rakaat…
Hanya untuk satu sujud…
Hanya untuk satu istighfar…
Namun waktu tidak pernah kembali…
Ma’asyiral Muslimin…
Kemenangan sejati bukan hari ini…
Kemenangan sejati adalah…
Ketika setelah Ramadan kita tetap menjaga shalat…
Ketika setelah Ramadan kita tetap menjaga lisan…
Ketika setelah Ramadan kita masih menangis dalam doa…
Ketika setelah Ramadan… kita tetap takut kepada Allah…
Itulah kemenangan…
Bukan pada pakaian…
Bukan pada perayaan…
Tapi pada perubahan…
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Hari ini… kita saling berjabat tangan…
Saling memaafkan…
Namun ingatlah…
Ada hati yang pernah kita sakiti…
Ada kata yang pernah melukai…
Ada hubungan yang pernah kita renggangkan…
Hari ini… adalah kesempatan…
Untuk memperbaiki semuanya…
Karena bisa jadi…
Ini adalah Idul Fitri terakhir kita…
Saudara-saudaraku…
Jangan biarkan Ramadan pergi begitu saja…
Tanpa meninggalkan bekas dalam diri kita…
Jangan biarkan kita kembali…
Menjadi pribadi yang sama seperti sebelum Ramadan…
Jadikan hari ini…
Sebagai awal perjalanan baru…
Menjadi lebih baik…
Lebih jujur…
Lebih peduli…
Lebih dekat dengan Allah…
Mari kita berdoa…
Ya Allah…
Terimalah puasa kami…
Terimalah shalat kami…
Ampuni dosa-dosa kami…
Jika ini Ramadan terakhir kami…
Maka jadikan kami termasuk orang yang Engkau ampuni…
Jika ini Idul Fitri terakhir kami…
Maka wafatkan kami dalam keadaan husnul khatimah…
Taqabbalallahu minna wa minkum…
Shiyamana wa shiyamakum…
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahil hamd…















