Hibata.id – Sejak pagi, suara tawa anak-anak berpadu dengan gemericik air jernih yang mengalir dari pegunungan. Minggu (4/1/2026) menjadi hari yang sibuk bagi Pemandian Kolam Meranti di Desa Meranti, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Ribuan wisatawan datang silih berganti, mencari kesegaran alami untuk mengawali tahun baru.
Alur Cerita: Suasana & Pengalaman Wisatawan
Di tepian kolam, orang tua tampak mengawasi anak-anak yang bermain air tanpa lelah. Sebagian pengunjung memilih duduk santai di bawah pepohonan, menikmati pemandangan alam yang masih asri.
Air kolam yang sejuk dan jernih menjadi daya tarik utama, mengalir langsung dari mata air pegunungan yang terjaga.
Bagi banyak pengunjung, Kolam Meranti bukan sekadar tempat berenang. Destinasi ini menjadi ruang berkumpul keluarga, tempat melepas penat, sekaligus menikmati alam Gorontalo yang ramah bagi semua usia.
Peran Pengelola
Di balik ramainya pengunjung, pengelola bekerja tanpa henti. Setiap hari, kualitas air kolam menjadi perhatian utama agar wisatawan tetap merasa aman dan nyaman.
Pemilik Pemandian Kolam Meranti, Romi Tilameo, menuturkan bahwa perawatan kolam dilakukan secara rutin, bahkan saat jumlah pengunjung meningkat tajam.
“Setiap malam kami menguras dan membersihkan kolam, lalu mengganti airnya. Ini kami lakukan agar air tetap bersih dan layak digunakan,” ujar Romi.
Keamanan di Tengah Keramaian
Keramaian juga diimbangi dengan pengawasan ketat. Sejumlah petugas terlihat berjaga di sekitar kolam, memastikan aktivitas wisata berjalan tertib.
Pengelola menyiagakan petugas internal, sementara aparat kepolisian turut membantu pengamanan, terutama pada jam-jam padat pengunjung.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana wisata yang aman dan ramah bagi keluarga.
Cerita UMKM: Wisata yang Menghidupi Warga

Tak jauh dari area kolam, deretan lapak UMKM milik warga setempat ikut meramaikan suasana. Aroma makanan ringan dan minuman tradisional menyambut pengunjung yang selesai berenang.
Romi sengaja melibatkan pelaku UMKM agar kehadiran wisata membawa manfaat langsung bagi masyarakat Desa Meranti.
“Kami ingin wisata ini tumbuh bersama warga. UMKM tidak kami pungut biaya, cukup ikut menjaga kebersihan area kolam,” katanya.
Kebijakan tersebut perlahan menggerakkan ekonomi lokal, menjadikan Kolam Meranti bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga sumber penghidupan.
Harapan & Masa Depan Kolam Meranti
Di tengah kesibukan akhir pekan itu, pengelola juga menyimpan harapan besar. Tahun 2026 diproyeksikan menjadi babak baru pengembangan Kolam Meranti.
“Insyaallah, kami akan menambah wahana bermain anak, air mancur, dan fasilitas vila agar pengunjung punya lebih banyak pilihan menikmati wisata,” ujar Romi.
Saat matahari mulai condong ke barat, pengunjung perlahan meninggalkan kolam. Namun cerita Kolam Meranti terus mengalir—tentang air pegunungan yang jernih, tawa keluarga, UMKM yang tumbuh, dan harapan menjadikan wisata alam sebagai ruang kebersamaan dan kesejahteraan.












