Hibata.id – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan monitoring pekerjaan rehabilitasi toilet dan kamar mandi di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Sabtu (9/8/2025), guna memastikan kesiapan fasilitas menjelang Peran Saka Nasional 2025 yang akan dipusatkan di daerah itu.
Ketua Komisi III DPRD Gorontalo, Espin Tulie, mengatakan pembangunan fasilitas sanitasi menjadi perhatian utama karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan ribuan peserta pramuka dari seluruh Indonesia.
“Peran Saka Nasional tinggal menghitung hari. Pemerintah Provinsi membangun toilet dan kamar mandi karena ini kebutuhan vital. Kenyamanan dan kesehatan peserta sangat bergantung pada fasilitas ini,” kata Espin.
Pekerjaan rehabilitasi dimulai sejak 28 Juli 2025 dengan target penyelesaian 90 hari sesuai kontrak kerja. Espin menegaskan, Komisi III memastikan pengerjaan dilakukan sesuai standar teknis dan tepat waktu.
“Kami berharap proyek ini selesai sebelum acara dimulai, sehingga seluruh fasilitas siap digunakan oleh peserta,” ujarnya menambahkan.
Monitoring ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap penggunaan anggaran pemerintah, terutama untuk proyek yang berkaitan dengan penyelenggaraan event nasional dan citra positif Gorontalo di mata peserta dan tamu dari berbagai daerah.
Peran Saka Nasional merupakan kegiatan pramuka berskala nasional yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai provinsi.
Tahun ini, Gorontalo menjadi tuan rumah dan Bumi Perkemahan Bongohulawa dipilih sebagai lokasi utama kegiatan. Fasilitas memadai, termasuk sanitasi, dinilai penting untuk mendukung kelancaran acara serta kenyamanan peserta.












