Scroll untuk baca berita
Kriminal

Dugaan Pembunuhan Pemuda 18 Tahun Lokasi Tambang Ilegal Bulangita

×

Dugaan Pembunuhan Pemuda 18 Tahun Lokasi Tambang Ilegal Bulangita

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Mayat/Hibata.id
Ilustrasi Mayat. Dok: ist/Hibata.id

Hibata.id – Kematian seorang pemuda bernama Mahmud Lihawa (18) di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, memunculkan dugaan pembunuhan setelah warga menemukan sejumlah luka di tubuh korban.

Mahmud diketahui merupakan warga Dusun Banjar II, Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat. Ia ditemukan meninggal dunia pada Kamis (5/3/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kondisi jasad korban menunjukkan beberapa luka di bagian tubuh yang menimbulkan kecurigaan warga setempat.

Seorang warga yang melihat langsung kondisi jenazah mengatakan terdapat luka di beberapa bagian tubuh korban, mulai dari wajah, perut hingga kedua kaki.

Baca Juga:  Beberapa Warkop di Kota Gorontalo Diduga Jadi Tempat Judi Online

Selain itu, warga juga melihat adanya bekas luka di bagian leher yang diduga menyerupai bekas jeratan.

“Kalau melihat kondisi tubuh korban, ada banyak luka di beberapa bagian tubuh serta terdapat bekas seperti jeratan di bagian leher,” kata warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Proses Pengantaran Jenazah Jadi Sorotan Warga

Selain kondisi tubuh korban, warga juga menyoroti proses pengantaran jenazah Mahmud ke rumah keluarganya di Desa Bumbulan.

Menurut keterangan warga, jenazah korban diantar langsung oleh seorang pria bernama Daeng Fira ke rumah keluarga korban.

Baca Juga:  Pengaruh Cap Tikus, Pemuda di Bualemo Sulteng Tega Aniaya Teman

Situasi tersebut menimbulkan tanda tanya bagi warga karena kejadian itu dinilai seharusnya dilaporkan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian agar petugas dapat melakukan pemeriksaan langsung di lokasi kejadian.

“Seharusnya dilaporkan dulu ke polisi supaya petugas bisa datang ke tempat kejadian perkara. Tapi jenazah justru langsung diantar ke rumah keluarganya,” ujar warga.

Harapan Polisi Lakukan Penyelidikan

Warga berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut untuk memastikan apakah kematian Mahmud berkaitan dengan dugaan tindak pidana.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Tahan Nikita Mirzani dan Asisten Terkait Dugaan Pemerasan

Saat ini jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumi Panua Pohuwato untuk menjalani proses otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepolisian Resor Pohuwato belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan atas kasus tersebut.

Hasil otopsi diharapkan dapat membantu aparat mengungkap secara jelas penyebab kematian pemuda tersebut serta menjawab berbagai pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel