Kriminal

Warga Papua Barat Diamankan di Buton Tengah karena Ancam Warga dengan Parang

×

Warga Papua Barat Diamankan di Buton Tengah karena Ancam Warga dengan Parang

Sebarkan artikel ini
Tim Resmob Polres Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, mengamankan seorang pria berinisial LM (33)
Tim Resmob Polres Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, mengamankan seorang pria berinisial LM (33)

Hibata.id – Tim Resmob Polres Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, mengamankan seorang pria berinisial LM (33) yang diduga mengancam warga menggunakan sebilah parang di Desa Walando, Kecamatan Gu, pada Jumat malam (23/5/2025).

LM merupakan warga Kelurahan Pasar Soyar, Kecamatan Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Ia ditangkap sekitar pukul 23.30 Wita setelah aparat menerima laporan dari masyarakat setempat melalui layanan pengaduan darurat Polri 110.

Baca Juga:  Remaja yang Dianiaya Oknum Polisi di Gorontalo Sempat Muntah Darah

Kapolres Buton Tengah, AKBP Wahyu Adi Waluyo, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Thamrin, membenarkan peristiwa tersebut dan menjelaskan bahwa pelaku mengamuk di tengah permukiman warga dalam kondisi dipengaruhi alkohol.

“Pelaku LM diamankan karena melakukan pengancaman kepada warga sekitar dengan menggunakan senjata tajam jenis parang. Kejadian berlangsung di sekitar lokasi kejadian perkara (TKP),” ujar IPTU Thamrin saat dikonfirmasi, Sabtu (24/5).

Baca Juga:  Tengah Malam, Sepasang Kekasih Terciduk di Alun-Alun Bone Bolango

Ia menambahkan, aksi pelaku memicu kepanikan di tengah masyarakat Desa Walando. Setelah menerima laporan, tim dari SPKT Polres bersama Resmob segera bergerak ke lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

“Pelaku saat ini telah dibawa ke Mako Polres Buton Tengah untuk menjalani proses pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.

Baca Juga:  Polres Bone Bolango Amankan 75 Motor Balap Liar di Center Point

IPTU Thamrin mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak kepolisian untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel