Hibata.id – Upaya bikin masyarakat makin melek finansial terus digencarkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Kali ini LPS menggandeng media lokal di Gorontalo lewat acara LPS Media Meet Up yang digelar di Hotel Aston Gorontalo, Senin (1/12/2025).
Intinya, LPS mau publik makin ngerti soal sistem penjamin simpanan dan makin percaya sama industri perbankan.
Kepala Kantor Perwakilan LPS Wilayah III Sulawesi, Maluku dan Papua, Fuad Zaen, bilang kolaborasi dengan media jadi kunci buat ngejaga stabilitas sistem keuangan nasional, terutama di wilayah timur Indonesia.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan media menjadi kunci untuk menyebarkan informasi yang akurat kepada masyarakat mengenai keamanan simpanan di bank,” kata Fuad.
Fuad juga cerita kalau Kantor Perwakilan LPS Wilayah III di Makassar udah aktif sejak 17 Mei 2024 dan nge-cover Sulawesi, Maluku, dan Papua. Intinya, kehadiran kantor ini bikin LPS makin dekat sama masyarakat dan perbankan daerah.
Ia menegaskan lagi bahwa semua bank umum dan BPR, baik konvensional maupun syariah, sudah jadi peserta penjaminan LPS. Jadi tabungan, giro, dan deposito masyarakat itu sebenarnya udah otomatis terlindungi sesuai aturan.
Masalahnya, memang masih ada yang salah paham. Ada yang ngira LPS mirip lembaga pinjaman atau yang kasih kredit.
Padahal, fungsi LPS beda banget.
“LPS bertugas menjamin simpanan nasabah, bukan menyalurkan kredit,” tegas Fuad.
Fuad juga menyoroti kepanikan masyarakat ketika ada bank yang izinnya dicabut. Padahal, LPS menjamin pembayaran simpanan yang memenuhi kriteria maksimal lima hari kerja setelah bank ditutup.
“LPS membayarkan simpanan yang memenuhi kriteria 100 persen termasuk bunga, tanpa potongan,” jelasnya.
Lanjut ke Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) — ini penting banget. Saat ini TBP untuk bank umum ada di angka 3,5 persen. Jadi kalau ada simpanan yang bunganya lebih tinggi dari TBP, otomatis masuk kategori tidak dijamin.
Makanya, jangan gampang tergiur promo bunga super tinggi tapi nggak sesuai aturan.
Fuad menekankan, kerja bareng media bakal terus dilanjutkan biar informasi soal program penjaminan simpanan, TBP, sampai pencegahan kejahatan perbankan digital makin luas dan gampang diakses publik.
“Kami ingin masyarakat Gorontalo semakin yakin bahwa menabung di bank adalah cara paling aman karena simpanan dijamin LPS selama memenuhi ketentuan,” ujarnya.













