Scroll untuk baca berita
Kota Gorontalo

MBG Tak Layak Konsumsi, Disdik Kota Gorontalo Siapkan Laporan ke BGN Pusat

×

MBG Tak Layak Konsumsi, Disdik Kota Gorontalo Siapkan Laporan ke BGN Pusat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - MBG Tak Layak Konsumsi/Hibata.id
Ilustrasi - MBG Tak Layak Konsumsi/Hibata.id

Hibata.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, Lukman Kasim, menyampaikan keprihatinan atas temuan makanan tidak layak konsumsi yang sempat beredar di sejumlah sekolah di wilayah Kota Gorontalo.

Lukman menegaskan, kualitas makanan harus menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan peserta didik, khususnya dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

“Jaminan kualitas makanan itu hal yang paling utama. Dari awal kita sudah mengantisipasi ini karena menyangkut keselamatan anak-anak,” ujar Lukman Kasim.

Lukman menjelaskan, sejak awal Dinas Pendidikan Kota Gorontalo telah mengambil langkah pencegahan dengan melibatkan kepala sekolah dan guru untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan.

Baca Juga:  Pernyataan Pedas Adhan: Gubernur Gusnar Tak Tahu Balas Budi dan Etika Politik

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan di sekolah karena dinas tidak memiliki kewenangan mengawasi seluruh dapur penyedia makanan secara menyeluruh.

“Tugas kami ada di sekolah. Jadi sebelum anak-anak makan, guru-guru harus memeriksa kelayakan makanan itu,” katanya.

Lukman mengungkapkan, temuan makanan basi bukan kejadian pertama. Ia menyebut beberapa kasus sebelumnya telah dilaporkan kepada satuan tugas (Satgas) pelaksana program makan bergizi gratis.

Dalam kejadian terbaru, makanan yang dikirim ke sekolah diketahui berasal dari produsen yang belum mengantongi izin resmi.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo dan BTN Perkuat Kerja Sama Layanan Kredit untuk ASN

“Kue yang diantar itu ternyata berasal dari produsen yang belum memiliki izin. Kita dorong mereka urus izin dulu baru bisa berproduksi,” jelas Lukman.

Ia menyampaikan, temuan makanan tidak layak konsumsi tersebut terjadi di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo dan SD Laboratorium.

Sebagian makanan sempat dikonsumsi siswa, namun distribusi langsung dihentikan setelah ditemukan telur dan roti dalam kondisi basi.

“Ada sebagian yang sempat mengonsumsi, tapi sebagian besar langsung dihentikan. Tidak ada kejadian keracunan, tapi ini tetap harus kita waspadai,” ujarnya.

Baca Juga:  Kebijakan Efisiensi Anggaran Jangan Dikeluhkan, Ismail: Tetap Profesional dalam Bekerja

Disdik Akan Laporkan ke BGN Pusat

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo telah melaporkan kronologi kejadian kepada Wakil Wali Kota Gorontalo.

Lukman menyatakan pihaknya juga berencana melaporkan kasus tersebut ke pihak Badan Gizi Nasional (BGN) pusat karena temuan serupa dinilai berulang dan harus segera ditangani lebih serius.

“Anak-anak harus kita lindungi. Jangan sampai mereka terpapar makanan yang tidak layak dikonsumsi,” kata Lukman.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel