Scroll untuk baca berita
Parlemen

Ketua Komisi III DPRD Bone Bolango Matangkan Persiapan PENAS 2026

×

Ketua Komisi III DPRD Bone Bolango Matangkan Persiapan PENAS 2026

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bone Bolango, Faisal Mohie/Hibata.id
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bone Bolango, Faisal Mohie/Hibata.id

Hibata.id – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bone Bolango, Faisal Mohie, ST, tetap menjalankan agenda pemberdayaan petani dan nelayan di tengah padatnya aktivitas kedewanan selama bulan suci Ramadan.

Jumat (6/3/2026), Faisal memimpin langsung rembug harian Kelompok Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bone Bolango yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama pengurus KTNA tingkat kecamatan.

Faisal Mohie yang juga menjabat sebagai Ketua KTNA Bone Bolango memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyerap aspirasi para petani dan nelayan.

Pertemuan berlangsung di Rumah Makan Titik Ayiris dan dihadiri para pengurus KTNA dari berbagai kecamatan di wilayah Bone Bolango.

Dalam sambutannya, Faisal menegaskan bahwa kekompakan organisasi menjadi faktor utama dalam memperkuat peran petani dan nelayan sebagai penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga:  Keluhan Warga Suwawa Selatan Jadi Prioritas Perjuangan Yuriko Kamaru

“Petani dan nelayan harus menjaga kebersamaan dan kekompakan. Kerja nyata di lapangan adalah kontribusi paling nyata dalam mendorong pembangunan Bone Bolango,” kata Faisal.

Konsolidasi Organisasi Hadapi PENAS KTNA 2026

Selain mempererat silaturahmi, forum rembug tersebut juga membahas langkah strategis dalam menghadapi Pekan Nasional (PENAS) KTNA Tahun 2026.

Para peserta rapat menyepakati dua keputusan penting yang akan menjadi langkah awal persiapan organisasi.

Pertama, KTNA Bone Bolango membentuk tim kecil yang beranggotakan lima orang untuk menyusun struktur panitia persiapan PENAS KTNA 2026 di tingkat kabupaten.

Tim tersebut akan bekerja secara kolaboratif dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan seluruh proses persiapan berjalan efektif.

Kedua, organisasi menargetkan pembentukan struktur kepanitiaan PENAS KTNA 2026 dapat rampung dalam waktu satu bulan ke depan.

Baca Juga:  Femmy Udoki: Tsunami Bukan Mainan, Tapi Bukan Alasan untuk Panik

Struktur panitia yang telah disusun nantinya akan diajukan untuk disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Bone Bolango.

Langkah tersebut dinilai penting agar partisipasi Bone Bolango dalam kegiatan nasional KTNA dapat berjalan terorganisasi dan memberikan manfaat nyata bagi para anggota di lapangan.

Perkuat Sinergi Legislator dan Pelaku Sektor Pertanian

Sebagai anggota legislatif yang membidangi sektor pembangunan dan ekonomi, Faisal Mohie menyatakan bahwa peran KTNA sangat strategis dalam memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan.

Menurut dia, KTNA tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi bagi pelaku sektor pertanian dan perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Faisal menilai sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, serta organisasi petani dan nelayan perlu terus diperkuat agar setiap program pembangunan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Terima Aduan Permasalahan Sawit

“Kita ingin setiap agenda besar, termasuk PENAS KTNA 2026, dipersiapkan secara kolaboratif sehingga Bone Bolango mampu memberikan kontribusi nyata,” ujar Faisal.

Buka Puasa Bersama Perkuat Kebersamaan

Kegiatan rembug KTNA tersebut ditutup dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Momentum tersebut sekaligus mempererat hubungan antara pimpinan organisasi dengan para petani dan nelayan di berbagai kecamatan.

Melalui kegiatan itu, Faisal berharap komunikasi antara organisasi dan para anggota tetap terjaga sehingga berbagai program pemberdayaan dapat berjalan lebih efektif di masa mendatang.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel