Parlemen

Video Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Viral, Wahyudin Moridu Minta Maaf

×

Video Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Viral, Wahyudin Moridu Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Viral, Wahyudin Moridu Minta Maaf/Hibata.id
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Viral, Wahyudin Moridu Minta Maaf/Hibata.id

Hibata.id – Video anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDI Perjuangan, Wahyudin Moridu, yang beredar di media sosial memicu polemik publik.

Dalam rekaman berdurasi 37 detik itu, ia terekam melontarkan pernyataan kontroversial terkait penggunaan uang negara.

Rekaman tersebut menampilkan Wahyudin bersama seorang perempuan di dalam mobil.

Dalam video, ia terdengar mengatakan, “Aman negara Makassar kita ji. Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini kan. Kita habiskan aja biar negara ini makin miskin.”

Baca Juga:  Siti Nurayin Sompie: Komitmen Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kabgor

Pernyataan lain juga terekam, “Membawa hugel langsung ke Makassar menggunakan uang negara. Siapa ji Wahyudin Moridu anggota DPRD Provinsi Gorontalo, nanti 2031 berhenti uti, masih lama,” ujarnya dalam video singkat itu.

Unggahan tersebut langsung menuai kritik luas dari masyarakat di berbagai platform media sosial.

Publik mendesak penjelasan dari Wahyudin maupun PDI Perjuangan sebagai partai pengusungnya.

Tak berselang lama, Wahyudin memberikan klarifikasi melalui akun media sosial pribadinya @wahyudinmoridu.

Ia menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat Gorontalo atas kegaduhan yang ditimbulkan.

Baca Juga:  Ketua Komisi IV DPRD Hadiri Syukuran dan Rapat Koordinasi APDESI

“Assalamualaikum Wr Wb. Masyarakat Gorontalo yang saya hormati, ba’da Shalat Jumat ini saudara-saudara sedang disuguhkan dengan video mengenai saya. Apapun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak menunjukkan etika sebagai pejabat publik,” tulis Wahyudin, Jumat (12/9/2025).

Ia menegaskan bahwa perbuatannya merupakan kesalahan pribadi dan tidak mewakili pihak manapun.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Gorontalo, khususnya kepada para pendukung dan keluarga. Kegaduhan ini murni salah saya pribadi,” ujarnya.

Baca Juga:  Thomas Mopili: Program Orang Tua Asuh Jadi Kunci Tekan Angka Stunting

Video viral tersebut memperlihatkan Wahyudin tengah menyetir mobil sambil berbincang santai.

Namun, pernyataannya yang menyebut “merampok uang negara” dianggap tidak pantas diucapkan seorang pejabat publik, sehingga memicu gelombang kritik warganet.

Hingga kini, klarifikasi Wahyudin Moridu masih menjadi sorotan utama masyarakat Gorontalo di media sosial. Publik menunggu tindak lanjut dari partai politik maupun lembaga legislatif terkait pernyataan yang memicu kontroversi tersebut.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel