Scroll untuk baca berita
Kesehatan

Polresta Gorontalo Kota Disterilkan dari Nyamuk Demam Berdarah

×

Polresta Gorontalo Kota Disterilkan dari Nyamuk Demam Berdarah

Sebarkan artikel ini
Petugas saat melakukan Fogging di Polresta Gorontalo Kota/Hibata.id

Hibata.id – Untuk mengantisipasi penyebaran dan perkembang biakkan nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit Demam Berdarah, Dokkes Polresta Gorontalo Kota lakukan penyemprotan Fogging di Kantor serta Asrama Polisi (24/01/24)

Penyemprotan Fogging dilakukan untuk membasmi sarang nyamuk utamanya di musim penghujan. Fogging tersebut juga mengantisipasi timbulnya jentik nyamuk penyebab penyakit DBD.

Baca Juga: Rumah Sakit Daerah Toto Kabila Penuh, Pasien DBD?

Baca Juga:  Benarkah Kolesterol dalam Makanan Tinggi Memengaruhi Kesehatan Jantung?

Penyemprotan Fogging dilakukan di beberapa titik di Mako Polresta Gorontalo. Diantaranya, ruangan kerja, kamar Mandi /WC, Rumah Dinas/Asrama Polisi.

Kapolresta Gorontalo Kota Kombespol Ade Permana melalui paur Kes Ipda Ridwan Ma’ruf bilang, bahaya penyakit demam berdarah bisa mengancam siapa saja tidak terkecuali anggota Kepolisian.

Oleh karena itu Mako Polresta Gorontalo Kota sebagai tempat bekerja dan tempat pelayanan masyarakat harus disterilkan dari nyamuk Aedes aegypti.

Baca Juga:  Makan di Atas Jam 20.00 Malam, Sehat atau Tidak? Berikut Perjelasannya

Lebih lanjut Ipda Ridwan mengatakan nyamuk aedes aegypti ini dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya bagi manusia, seperti demam berdarah, malaria, chikungunya dan masih banyak lagi jenis penyakit lainnya.

“Hal yang paling penting dilakukan guna mencegah pesatnya perkembangbiakan nyamuk adalah melakukan 3M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur,” ujar Ipda Ridwan

Baca Juga:  Tips Menjaga Agar Mata Kalian Tetap Sehat

Kebersihan lingkungan adalah salah satu faktor utama untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk. Jagalah kebersihan lingkungan seperti menyingkirkan genangan air, rutin memantau saluran air, selokan/parit, membuang sampah pada tempatnya, tutup Ipda Ridwan

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel