Bone Bolango

Wabup Bone Bolango Serahkan Sapi Kurban untuk Warga Binaan Lapas Gorontalo

×

Wabup Bone Bolango Serahkan Sapi Kurban untuk Warga Binaan Lapas Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menyerahkan sapi kurban kepada warga binaan Lapas Gorontalo sebagai wujud kepedulian pada perayaan Idul Adha 1446 H/2025 M

Hibata.id – Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu, menyerahkan seekor sapi kurban kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gorontalo, Rabu (4/6/2025).

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Didampingi istri yang juga Staf Ahli I TP-PKK, Gamaria Djura, Wabup Risman menyerahkan langsung hewan kurban tersebut kepada Kepala Lapas Gorontalo, Sulistyo Wibowo.

Baca Juga:  Bupati Bone Bolango Minta Guru Terus Tingkatkan Kompetensi Hadapi Era Digital

“Alhamdulillah, bantuan kurban ini diterima dengan baik oleh Kalapas. Semoga membawa keberkahan bagi saudara-saudara kita yang menjadi warga binaan serta masyarakat dhuafa di sekitar Lapas Gorontalo,” ujar Risman.

Menurut Risman, pemberian hewan kurban ini mencerminkan semangat berbagi dan empati pemerintah daerah terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Baca Juga:  Pemkab Bonebol Hibahkan Rp200 Juta Untuk Pengembangan Graha Muslimat NU

Kalapas Gorontalo, Sulistyo Wibowo, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terhadap warga binaan.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan bantuan dari Wakil Bupati Bone Bolango. Hewan kurban ini sangat berarti bagi warga binaan. Dagingnya akan kami olah dan bagikan, tidak hanya kepada mereka yang berada di dalam Lapas, tetapi juga kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan Lapas,” jelas Sulistyo.

Baca Juga:  Siap-Siap Rotasi Pejabat Bone Bolango, Ini Kriteria yang Dicari Bupati

Ia berharap kerja sama antara Lapas Gorontalo dan Pemkab Bone Bolango terus terjalin untuk mendukung pembinaan para narapidana, sekaligus memperkuat sinergi sosial di wilayah tersebut.

Kegiatan kurban di Lapas menjadi tradisi tahunan yang turut mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan. Selain itu, momen ini juga menjadi sarana pembinaan spiritual bagi warga binaan.