Hibata.id – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan monitoring sistem tata kelola pemerintahan desa di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (8/6/2025).
Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua Komisi I, Fadli Foha, didampingi anggota Komisi I Ekwan Ahmad, Kristina Udoki, dan Yeyen Sidiki.
Kegiatan tersebut bertujuan mengevaluasi perkembangan pemerintahan desa, struktur organisasi tata kerja (SOTK), serta mengidentifikasi tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa secara partisipatif dan transparan.
Anggota Komisi I dari Daerah Pemilihan Bone Pesisir, Femmy Kristina Udoki, mengapresiasi kemajuan signifikan yang dicapai oleh Desa Olele, terutama dalam sektor pariwisata dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Desa Olele merupakan salah satu desa terbaik di Indonesia. Potensi wisata bahari dan kekayaan biota lautnya menjadikannya magnet wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Femmy .
Kristina juga menyebut bahwa BUMDes Olele termasuk yang terbaik di Provinsi Gorontalo. Capaian ini mengantarkan desa tersebut mewakili Kabupaten Bone Bolango dalam lomba desa tingkat provinsi.
“Kami berharap Desa Olele bisa lolos hingga tingkat nasional dan menjadi role model bagi desa-desa lain di Gorontalo,” ujar Femmy .
Kepala Desa Olele, Candra Nauko, menyampaikan bahwa Olele dikenal sebagai salah satu spot diving terbaik di Sulawesi, dengan taman laut unik serta keanekaragaman hayati laut yang tinggi.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali dipercaya mewakili Kabupaten Bone Bolango dalam lomba desa terbaik tingkat provinsi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” ungkap Candra.
Candra menambahkan bahwa BUMDes Olele telah menjadi pilar utama pemberdayaan ekonomi desa, dengan manajemen yang akuntabel dan inovatif.
“Kami berkomitmen menjaga prestasi ini agar Desa Olele terus menjadi panutan dalam tata kelola pemerintahan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Gorontalo,” tutup Candra.













